Yasir Machmud Siapkan Konsep Modern Pimpin Pabersi Sulsel

*Yasir dipercaya memimpin cabor angkat berat

Yasir Machmud Siapkan Konsep Modern Pimpin Pabersi Sulsel
Foto bersama Ketua Pengprov Pabersi Sulsel Yasir Machmud (tengah) dengan jajaran pengurus pada rapat perdana di Kota Makassar. (IST)












KABAR.NEWS, Makassar - Direktur Utama Perseroda Sulawesi Selatan (Sulsel) Yasir Machmud dipercaya sebagai Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Angkat Berat (PABERSI) Sulsel. Yasir akan mengelola organisasi cabang olahraga ini secara modern.


Pengangkatan Yasir sebagai Ketua Pabersi Sulsel, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pengurus Besar Pabersi yang diteken Anna Maria selaku ketua umum tertanggal 22 November 2021.


Sebagai nakhoda baru Pabersi di Sulsel, pada Desember lalu, Yasir telah mengikuti rapat kerja nasional organisasi ini yang digelar secara daring via zoom.


Pengprov Pabersi Sulsel kemudian menggelar pertemuan perdana bersama pengurus harian pada awal Januari 2022 di Kafe CCR, Jalan Todopuli Raya, Makassar.


Dalam pertemuan tersebut Yasir Machmud menegaskan tiga hal di antaranya; akan segera menggelar pelantikan di akhir bulan Januari 2022. Kemudian pengadaan kantor Pabersi Sulsel, melakukan pemetaan atlet-atlet kita yang ada di Kabupaten/kota se-Sulsel dan melanjutkan amanah Rakernas bulan lalu. 


"Melahirkan atlet yang handal dan profesional bukan hanya sekadar data saja, melainkan tindak lanjut atas pembinaan, pelatihan dan pengkaderan mental bagi seorang atlet yang utama," kata Yasir dalam keterangan tertulis, Selasa (11/1/2022).


Sementara, Anna Maria mengimbau agar perkembangan cabang olahraga angkat berat semakin baik, di tingkat daerah, nasional maupun internasional. Dia berharap, Yasir bisa membesarkan organisasi ini di timur Indonesia.


"Ke depan, akan lebih banyak kesempatan bagi atlet-atlet kita untuk menunjukkan kemampuannya, sehingga Pengkab dan Pemprov Pabersi akan menjadi tulang punggung kita," kata Anna.


Menutup perbincangannya, Yasir Machmud menegaskan bahwa memimpin cabang olahraga harus dengan pemikiran dan konsep yang organik bukan mekanistik. 


"Berpikir organik adalah melahirkan atlet yang prestasi dengan menggerakkan cabang olahraga secara fleksibel dan mudah beradaptasi. Bukan sebaliknya, dikendalikan secara mekanistik yang kaku, ketat, rentang risiko dan jaringan yang terbatas," tegas Yasir.


Cabang olahraga angkat berat yang merupakan pecahan dari cabang olahraga Angkat Besi, namun olahraga ini  sangat potensial untuk mengharumkan nama Sulsel.


"Semoga dengan kerja sama teknis bersama KONI Provinsi Sulawesi Selatan, nantinya angkat berat ini akan menjadi cabang olahraga favorit dan unggulan daerah. Tunggu kami pada event nasional, kami akan rebut medali emas untuk cabang olahraga ini," tandas Yasir.