Skip to main content

WNI dari Kapal Pesiar Jepang akan Dikarantina Hampir Sebulan

WNI dari Kapal Pesiar Jepang akan Dikarantina Hampir Sebulan
Kapal pesiar Diamond Princess yang bersandar di pelabuhan Jepang. (Foto: Kyodo News)

KABAR.NEWS, Jakarta - 74 warga negara Indonesia (WNI) yang akan dievakuasi dari Kapal Pesiar Diamond Princess, Jepang, bakal menjalani masa karantina pencegahan virus corona hampir sebulan penuh atau 28 hari.


"Khusus yang dari kapal dari Jepang ini kita buat kebijakan akan 2 kali masa inkubasi. Kita akan lakukan masa observasi selama 28 hari," kata Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto di Jakarta, Jumat (21/2/2020).


Baca juga: Bukan Virus Corona, Pasien RSUD Bulukumba Hanya Sakit Ini


Sebelumnya, pemerintah telah melakukan karantina WNI asal Wuhan, Cina, hanya dalam waktu 14 hari di Kepulauan Natuna. Achmad Yurianto menjelaskan, perbedaan waktu karantina WNI ini karena kapal Diamond Princess dianggap episentrum baru virus corona.


Yurianto menjelaskan, mutasi virus corona jenis baru ini mengakibatkan virus tersebut dapat menginveksi seseorang dan dapat positif terjangkit meski tanpa disertai gejala klinis berat maupun ringan.


Ia menambahkan, pemerintah Jepang telah melakukan screening kesehatan terhadap seluruh penumpang dan kru kapal pesiar Diamond Princess, termasuk para WNI.


“Oleh karena itu, khusus kelompok ini berbeda karena kita anggap mereka semua PDP (pasien dalam pengawasan). Kita periksa semua, kita screening  total. Ini penting supaya pada saat karantina dilakukan clustering," beber Achmad seperti dikutip dari Kompas.


Baca juga: Hasil Riset Peneliti IPB: Kalelawar Soppeng Mengandung Virus Corona


Klasterisasi dilakukan untuk membagi mereka berdasarkan riwayat selama berada di dalam kapal. Misalnya, memisahkan mereka yang pernah sekamar dengan rekannya yang positif virus corona atau siapa yang pernah sakit selama berada di atas kapal meski bukan positif.


"Nanti dikumpulkan sendiri. Kita lakukan screening setelah itu dipantau 2x14 hari," tandas Achmad Yurianto.

 

Flower

 

loading...