Wilayah dengan Potensi Ekonomi Tinggi Prioritas Vaksinasi

suksesnya program vaksinasi harus dilakukan secara cermat.

Wilayah dengan Potensi Ekonomi Tinggi Prioritas Vaksinasi
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.Int






KABAR.NEWS,Jakarta--Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, priotitas vaksinasi akan menyasar daerah yang potensi ekonominya tinggi.

"Kita akan target di daerah yang kita anggap potensial ekonominya dan potensial terjadi kenaikan covid-nya," ujar Luhut dikutip di Suara.com, Jumat(5/2/2021).

Mantan Kepala Staf Presiden ini menuturkan, program vaksinasi akan mulai masif pada minggu ketiga Februari hingga pertengahan tahun ini yang menyasar kepada masyarakat luas."Jadi sepanjang 2021 ini kita akan capai target 181 juta orang yang divaksin," ucap dia.

Sebelumnya, program vaksinasi Covid-19 akan dilaksanakan secara bertahap atau tepatnya dilakukan dalam empat tahap.

Juru bicara pemerintah Reisa Broto Asmoro mengatakan untuk suksesnya program vaksinasi harus dilakukan secara cermat.

"Tahap pertama, pelaksanaan Januari hingga April 2021. Dengan sasaran tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang serta mahasiswa yang menjalani profesi kedokteran yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan," ujarnya.

tahap kedua, juga pada periode yang sama, dengan sasaran petugas pelayan publik. Yaitu anggota TNI/Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik meliputi petugas di bandara, pelabuhan, stasiun dan terminal.

Kemudian perbankan, PLN, perusahaan air minum, serta petugas lainnya yang terlibat langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat."Dalam waktu ini, juga termasuk usia lanjut yakni diatas usia 60 tahun," kata Reisa.

Tahap ketiga dilaksanakan April 2021 hingga Maret 2022. Dengan sasaran masyarakat tentang dari aspek geospasial, sosial dan ekonomi.

Tahap keempat yaitu pada periode yang sama. Dengan sasaran vaksinasi adalah masyarakat dan pelaku ekonomi lainnya dengan pendekatan klaster sesuai ketersediaan vaksin.(*)

Artikel ini sudah tayang sebelumnya di laman Suara.com dengan judul "Prioritas Vaksin untuk Wilayah yang Ekonominya Tinggi,"pada Jumat(5/2/2021).