Webinar Parekraf, Andi Seto Paparkan Potensi Wisata di SInjai

Bupati menyebut potensi wisata di Sinjai sangat besar karena memiliki bukit dan pantai.

Webinar Parekraf, Andi Seto Paparkan Potensi Wisata di SInjai
Bupati Sinjai, Andi Seto Gandhista Asapa saat memaparkan potensi pariwisata di Sinjai. (Foto: KABAR.NEWS/Syarief)






KABAR.NEWS, Sinjai - Bupati Sinjai Andi Seto Asapa memaparkan potensi pariwisata di Kabupaten Sinjai dan strategi bangkit dari pandemi Covid-19 dalam sebuah webinar nasional, Rabu (7/4/2021). Seminar daring bertema Bangkitkan Ekonomi Melalui Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan menghadirkan Keynote Speaker Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga S Uno.

Selain Bupati Sinjai juga menghadirkan beberapa narasumber perwakilan dari Gubernur Sulsel, Pemkab Bulukumba dan Ketua Masata Sulsel Hatta Alwi Hamu, Keua HIPMI Sulsel, Rahmat Manggabarani serta Content Creator Tuming dan Abu. 

Dalam kesempatan tersebut, Andi Seto menyampaikan bahwa Kabupaten Sinjai memiliki objek wisata lengkap mulai dari pantai hingga perbukitan sangat menawan dan tak diragukan lagi keindahannya. 

Apalagi kata Dia, banyak objek wisata terbilang alami dengan udaranya segar dan juga pemandangan yang menakjubkan sehingga Sinjai memiliki motto Ayo ke Sinjai Beauty of Nature. 

Berapa objek wisata priotas yang kini dikembangkan oleh Pemkab Sinjai, kata Andi Seto, diataranya Hutan Mangrove Tongke-tongke, Pulau Larea-Rea, Air Terjun Kembar Batu Barae dan Taman Hutan Raya di Kecamatan Sinjai Borong. 

"Selama beberapa tahun terakhir ini kami menggelontorkan dana untuk menambah fasilitas dan prasarana penunjang yang ada di obyek wisata tersebut dan Alhamdulillah meski  kondisi new normal,  jumlah pengunjung wisata di Sinjai tetap meningkat, hal ini terbukti PAD sektor wisata tahun lalu melampaui dari target," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa perkembangan pariwisata di Sinjai telah menimbulkan dampak multiplier efek dengan banyaknya tenaga kerja yang terserap melalui obyek wisata, pelaku UMKM semakin berkembang dan perekonomian masyarakat setempat juga berkembang. 

Khusus di masa adaptasi kebiasaan baru ini, lanjut Andi Seto, Sinjai menerapkan skema protokol kesehatan dan menerapkannya secara ketat di sejumlah destinasi wisata sehingga tidak menimbulkan kluster baru dalam penularan Covid-19.

"Melalui surat edaran Bupati kita menerapkan skema penerapan protokol kesehatan bagi warga selama berada di obyek wisata termasuk pengurangan jam kunjungan obyek wisata. Alhamdulillah melalui strategi ini kunjungan wisata kembali menggeliat," jelasnya. 

Selain itu Pemkab Sinjai mendorong Pemerintah desa untuk mengembangkan potensi wisata yang ada diwilayahnya masing-masing dan hal ini dibuktikan dengan banyaknya obyek wisata baru yang dikembangkan oleh Pemerintah desa. 

"Hingga saat ini suda ada 11 desa yang kami dorong menjadi desa wisata dan hal ini sangat bagus karena akan mebambah pendapatan desa dan ekonomi di desa semakin berkembang,"  jelasnya. 

Terakhir, Andi Seto juga memaparkan secara singkat ekonomi kreatif yang ada di Sinjai mulai dari berbagai hasil kerajinan tangan dari daun lontar,  kerajinan kerang,  kerjainan bambu, kayu pakis hingga produk unggulan seperti markisa dan minuman khas Sinjai.

Penulis: Syarif/B