Waspada Omicron, Pemerintah Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Masyarakat diminta tetap waspada terhadap varian baru

Waspada Omicron, Pemerintah Gencarkan Vaksinasi Covid-19
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19 kepada pelajar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

KABAR.NEWS, Makassar - Varian Omicron dari Covid-19 belum ditemukan di Indonesia hingga Jumat (10/12/2021). Meski demikian, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menggencarkan protokol kesehatan dan vaksinasi.


Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan, para ahli di Tanah Air terus belum menemukan varian Omicron hingga berdasarkan hasil pengurutan genom.


"Namun, kewaspadaan yang tinggi akan tetap membawa keuntungan bagi kita semua dibandingkan lengah dan terlena," kata dia dalam konferesi pers virtual dari Jakarta pada Jumat, seperti dikutip Antara.


Vaksinasi Covid-19 disebut Reisa sebagai salah satu cara ampuh untuk mencegah penularan varian-varian baru. Hal ini juga sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.


Hingga Jumat, pukul 12.00 WIB, terdapat 145.085.912 orang yang sudah menerima dosis pertama atau 69,66 persen dari target pemerintah 208.265.720 orang. 


Penerima dua dosis vaksin Covid-19 sudah mencapai 101.794.596 orang atau 48,88 persen dari jumlah target yang ditetapkan.


"Kita jadikan ajang perayaan Natal dan Tahun Baru ini sebagai pembuktian bahwa kita, 280 juta rakyat Indonesia, percaya lebih baik mencegah, memutus penularan sekarang dari pada mengobati dan mengalami lonjakan kasus yang mengkhawatirkan nanti di tahun 2022," kata Reisa.

Penulis: Irvan Abdullah/C