Warga Sinjai Meninggal karena Covid-19 Dapat Santunan, Ini Syaratnya

Santunannya Rp15 juta

Warga Sinjai Meninggal karena Covid-19 Dapat Santunan, Ini Syaratnya
Proses pemakaman pasien positif Covid-19 di TPK Macanda, Gowa. (Ilustrasi/KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)






KABAR.NEWS, Sinjai - Warga Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, yang meninggal dunia akibat Covid-19 akan mendapat santunan senilai Rp15 juta per jiwa. Santunan tersebut akan disalurkan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Sinjai.


Hal ini berdasarkan tindak lanjut Surat Edaran Kementerian Sosial RI Nomor 427 / 3.2 / BS.01.02 / 06/2020 dan surat dari Dinas Sosial Provinsi Sulsel tentang perlindungan sosial bagi korban meninggal akibat covid-19. (Baca juga: Penyebab Kunjungan Pasien Berkurang di RSUD Sinjai)


Pelaksana Tugas Kepala Dinsos Sinjai, Andi Muhammad Idnan mengatakan, baru satu ahli waris yang mengajukan usulan santunan kematian Covid-19, dari data 16 warga Sinjai yang meninggal akibat virus ini.


"Dinas Sosial Sinjai hanya sebagai perpanjangan tangan untuk mengeluarkan rekomendasi usulan untuk diteruskan ke Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Sosial Provinsi meneruskan ke Kementerian Sosial," kata Muhammad Idnan saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (8/2/2021).


Dinsos Sinjai telah meminta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk memberitahukan ke desa-desa bagi warga yang mempunyai keluarga meninggal karena Covid-19, agar ahli waris melakukan pengusulan santunan.


"Program santunan ini mulai tahun lalu, ini sebenarnya kewenangan provinsi sebagai leding sektor karena kita hanya perpanjang tangan di kabupaten/kota," bebernya. (Baca juga: Gubernur Optimis Vaksinasi Nakes di Sulsel Selesai akhir Februari)


Andi Muhammad Idnan menjelaskan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh keluarga untuk mengusulkan santunan korban meninggal dunia akibat. Covid-19. Berikut persyaratan tersebut:


1. Permohonan rekomendasi ke dinas sosial provinsi yang dibuat oleh dinas sosial kabupaten/kota.


2. Permohonan bantuan santunan ke Kemensos RI direktoral jenderal perlindungan dan jaminan sosial cq. direktorat perlindungan sosial korban bencana sosial (dibuat oleh Dinas Sosial Provinsi Sulsel).


3. Surat keterangan Kematian yang disebabkan terinfeksi Covid-19 dari Puskesmas/Rumah sakit atau dinas kesehatan.


4. Surat keterangan ahli waris


5. Fotocopy KTP dan KK korban dan ahli waris


6.Foto copy buku rekening ahli waris


7. Dokumentasi (saat dirawat/proses pemakaman).


Selanjutnya seluruh berkas pada poin ke 3 sampai dengan 7 diantar ke dinas sosial sesuai dengan alamat pada KTP/KK korban Covid-19.


Penulis: Syarif/B