Warga Rindingbatu Torut Temukan Mayat Bayi di Pinggir Sungai Sa'dan

Masih terlilit tali pusar

Warga Rindingbatu Torut Temukan Mayat Bayi di Pinggir Sungai Sa'dan
Warga menutupi mayat bayi yang ditemukan di pinggir Sungai Sa'dan, Lembang Rindingbatu, Kecamatan Kesu', Toraja Utara, Minggu (3/10/2021). (KABAR.NEWS/Febriani)






KABAR.NEWS, Rantepao - Warga Lembang Rindingbatu, Kecamatan Kesu', Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan, digegerkan penemuan mayat bayi di pinggir Sungai Sa'dan, Minggu (3/10/2021) pagi.


Pantauan KABAR.NEWS di lokasi, bayi tersebut masih dalam keadaan berlumuran darah dengan tali pusar yang terlilit pada batang kayu pinggir sungai.


Bayi yang diketahui berjenis kelamin laki-laki itu, pertama kali ditemukan seorang petani warga Rindingbatu bernama Matius Maju. Bayi tersebut diduga sengaja dihanyutkan.


Kepada KABAR.NEWS, Nek Lin sapaan Matius Maju mengatakan, ia melihat bayi tersebut sekira pukul 07.00 Wita saat hendak mengambil kayu di Sungai Saddan.


"Tadi pagi saya mau ambil kayu bakar, dekat dari bayi itu saya tunduk mau ambil kayu tapi kaget melihat ada bayi," kata Nek Lin.


Tak berselang lama, Nek Lin kemudian memberitahu istri dan tetangga supaya menghubungi polisi dan aparat Lembang Rindingbatu.


"Saya tidak jadi mengambil kayu itu karena sudah kaget melihat bayi itu saya panggil Istri dan Pong Erwin untuk menelepon kepada yang berwenang," terang Nek Lin.


Hingga berita ini ditayangkan, bayi tersebut masih tergeletak di pinggir Sungai Sa'dan dan ditutupi dengan daun pisang. Warga sekitar takut melakukan evakuasi karena menunggu pihak kepolisian.


Penulis: Febriani/A