Warga Jeneponto Temukan Granat saat Galih Fondasi Rumah

Sebanyak 2 biji

Warga Jeneponto Temukan Granat saat Galih Fondasi Rumah
Granat yang ditemukan di Arungkeke, Jeneponto, Jumat (2/7/2021). (Foto: Istimewa)












KABAR.NEWS, Jeneponto - Warga Dusun Pattiroang, Desa Arungkeke, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dikejutkan dengan penemuan granat berbentuk nanas.


Herman anggota Polsek Arungkeke kepada KABAR.NEWS membenarkan temuan granat tersebut. Kata dia, granat itu pertama kali ditemukan oleh warga bernama Saipul (47) pada Jumat (2/7/2021) usai Salat Magrib.


"Iya benar tadi," singkatnya, Jumat malam.


Herman menceritakan, awalnya Saipul sedang menggali fondasi rumah milik Karaeng Bonyo yang letaknya tepat di samping masjid.


Saipul menemukan benda tersebut saat menggali sedalam 30 cm. Namun, ia tak menaruh curiga jika benda yang ditemukan itu adalah bahan peledak atau granat. Granat itu kemudian dilempar ke belakang sawah.


"Di samping masjid Pattiroang kan, orang gali pondasi rumah. Dia temukan itu tadi. Dia kira apa dilempar ke belakang rumah," jelasnya.


Atas temuan ini, salah satu warga kemudian melaporkan kepada Polsek Arungkeke. Dan membawa satu granan tersebut. "Waktu habis Isya warga melaporkan bahwasahnya ada semacam benda yang mencurigakan," ungkapnya.


Berbekal laporan itu, polisi kemudian mendatangi lokasi penemuan tersebut. Dan menemukan satu granat lagi.


"Kita lihat ke sana telusuri kan, barang satu ada di sini (Polsek-red). Di sana masih ada lagi ditemukan tapi sudah bolong pantatnya," ucap Herman.


Sedangkan kondisi granat ditemukan terakhir sudah karatan dan sumbuhnya masih melekat. Ia mengaku tak bisa memastikan apakah granat ini masih aktif atau tidak. 


"Itu granat sudah karatan kan dua, yang satunya itu sudah bolong pantatnya. Yang satu kita tidak bisa pastikan bahwasahnya aktif atau tidak, tapi kita harus hati-hati karena masih ada sumbuhnya," katanya. Benda tersebur telah dibawa ke Mapolres Jeneponto.

Penulis: Akbar Razak/B