Warga Jeneponto Dilarang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2022

Kebijakan Pemkab Jeneponto

Warga Jeneponto Dilarang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2022
Ilustrasi kembang api. (Pexels/Stefano Lissa)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto, Sulawedi Selatan, melarang warga untuk menggelar pesta kembang api pada natal dan malam tahun baru 2022.


Hal itu diungkapkan Bupati Jeneponto Iksan Iskandar usai memimpi coffe morning bersama Forkopimda di aula Panrannuanta kantor Bupati, Senin (6/12/2021).


Menurut Iksan, pesta kembang api dinilai akan berdampak fatal pada kondisi kesehatan masyarakat karena menimbulkan kerumunan.


"Rawan menimbulkan penyakit," ujar Iksan Iskandar saat ditemui KABAR.NEWS di kantornya.


Selain itu, Pemkab Jeneponto juga melarang warga membuat acara yang berpotensi mengundang banyak orang. "Yah pesta-pesta, termasuk petasan, perkumpulan-perkumpulan yang banyak orang," jelasnya.


Sementara itu, Kepala Protokol dan Pimpinan (Protpim) Mustaufiq mengatakan, larangan tersebut berdasarkan intruksi Gubernur Sulsel. Dia menyebut larangan itu akan berlaku mulai 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022.


"Rapat forkopimda tingkat tinggi di Makassar dan menginstruksikan bahwa  mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 tidak ada kegiatan yang bersifat berbenturan dengan aturan natal dan tahun baru. Apakah perkumpulan massa atau lainnya," ucapnya.


Namun, aturan itu tidak berlaku untuk kegiatan pemerintah daerah. "Kecuali kegiatan pemerintahan yang tertentu tetap dengan protokol kesehatan," pungkasnya.


Sekadar diketahui, larangan tersebut merupakan bagian dari penerapan PPKM Level 3 yang berlaku secara nasional mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, untuk mencegah penularan Covid-19.


Penulis: Akbar Razak/B