Wabup Lutra Suaib Mansur Gabung Partai Demokrat

Pertegas warna

Wabup Lutra Suaib Mansur Gabung Partai Demokrat
Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Ni'matullah (kanan) memasangkan jas atribut partai kepada Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur, pada pengukuhan di Hotel Elegant, Masamba, Minggu (2/12/2023). (IST)

KABAR.NEWS, Masamba  - Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan, Suaib Mansur mempertegas warna politiknya dengan bergabung sebagai kader Partai Demokrat. 


Bergabungnya Suaib Mansur sebagai anggota partai berlambang mercy ditandai dengan pemakaian jas Partai Demokrat oleh Ketua Demokrat Sulsel, Ni'matullah di Aula Hotel Elegant, Masamba, Minggu (3/12/2023).


"Bismillahirrahmanirrahim.. semoga melalui Partai Demokrat, saya bisa berbuat lebih lebih untuk Luwu Utara," tulis Suaib Mansur pada unggahan akun Facebook resminya, Minggu.


“Saya sadar bahwa dalam hal politik, kita harus memperjelas warna kita,” kata Suaib Mansur dalam keterangan tertulis.


Suaib Mansur memilih berpartai dan menjadi kader Demokrat menjelang Pemilu dan Pilkada tahun 2024. Ia digadang - gadang akan bertarung sebagai bupati pada Pilkada Lutra tahun depan. 


Suaib Mansur adalah sosok birokrat, dengan jabatan terakhir Kepala Dinas PUPR Lutra sebelum terpilih sebagai wakil bupati mendampingi Indah Putri Indriani pada Pilkada 2020.


Demokrat di Kabupaten Lutra memiliki tiga kursi atau anggota DPRD setempat hasil Pemilu 2019. Saat Pilkada 2020, Demokrat menjadi bagian dari pengusung Indah - Suaib.


Sementara itu, Fujianto Manati dari Badan komunikasi dan strategis (Bakomstra) Partai Demokrat menyebut, bergabungnya Suaib Mansur adalah amunisi baru untuk mendongkrak suara partai. Demokrat Lutra menargetkan unsur pimpinan dengan perolehan 6 kursi di Pemilu 2024. 


“Pertama saya mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada pak wakil bupati di Partai Demokrat, pilihan pak wakil sudah tepat,” kata Fujianto ucapnya sambil tersenyum.


Lebih lanjut Fuji mengatakan. “Target 6 kursi dengan masing-masing satu kursi dari setiap dapil adalah target realistis," tandas Fujianto.