Skip to main content

Video Viral! Oknum Polisi di Papua Interogasi Pelaku Menggunakan Ular

Video Viral! Polisi di Papua Interogasi Pelaku Menggunakan Ular
Terduga pelaku pencurian dengan ular yang melingkar di badannya. (Twitter/FreeWestPapua)

KABAR.NEWS, Papua - Sebuah video  yang merekam aksi oknum anggota polisi sedang menginterogasi pelaku pencurian menggunakan ular, kini viral di media sosial.


Lihat juga: Video: Awan Berbentuk Gelombang Tsunami di Langit Pangkep

Diketahui, proses interogasi itu dilakukan oknum anggota Satreskrim Polres Jayawijaya, Papua. Video berdurasi 1 menit 21 detik itu memperlihatkan polisi menginterogasi seorang terduga pelaku pencurian hand phone, sembari melilitkan ular di leher pelaku.


"Sudah berapa kali ko ambil hp e," tanya seorang lelaki kepada pelaku yang duduk di tehel dengan ular bergerak di lehernya.



Mendengar pertanyaan itu, pelaku yang menggunakan kaos berwarna merah dan bercelana panjang hanya terlihat merintih ketakutan.


Viralnya video ini turut menjadi perhatian media internasional. Media Fox News dengan judul "Indonesia police admit using snake to terrorize Papuan man" menyoroti ulah anggota Polres Jayawijaya.


Dilansir Senin (11/2/2019), Fox News mengutip komentar Pengacara HAM Veronica Koman yang mengatakan metode interogasi dengan menggunakan ular adalah penyiksaan dan ilegal.


"Itu adalah yang terbaru dari beberapa laporan polisi dan militer yang menggunakan ular untuk meneror tahanan Papua dan merupakan gejala budaya rasisme terhadap penduduk asli Papua," tulis laporan yang tayang di portal Fox News, Minggu (10/2/2019).


Lihat juga: Video Drone FTI UMI: Kondisi Sebuah Desa di Jeneponto Porak-Poranda akibat Banjir

South China Morning Post turut menayangkan pemberitaan tersebut. Dengan judul "Indonesia police admit using snake to terrorise Papuan man".


Belakangan, pihak Polda Papua mengakui bahwa video viral tersebut memang proses interogasi yang dilakukan anggota Satreskrim Polres Jayawija. Polda Papua pun meminta maaf atas aksi yang dilakukan oknum anggota Satreskrim Polres Jayawijaya.