Skip to main content

Video: Tangis Anak Korban Gempa, Saat Lafalkan Doa Untuk Orang Tuanya yang Meninggal

a
Seorang anak korban gempa dan tsunami Sulteng saat membacakan doa al-fatiha di tenda pengungsian Tim Relawan dan Kemanusian FTI UMI, Sabtu (14/10/2018). (IST)

KABAR.NEWS, Palu - Duka mendalam dan rasa sedih serta trauma tentu masih dirasakan para korban selamat dari gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah, pada Jumat 28 September 2018 lalu.

Tak terkecuali rasa sedih anak-anak yang menjadi korban gempa dan tsunami. Apalagi bagi mereka yang kehilangan kedua orang tua dan sanak keluarga.

Kesedihan anak-anak di tenda pengungsian gempa Sulteng, terekam dalam video berdurasi 50 detik yang diabadikan Tim Relawan dan Kemanusiaan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia, di Lapangan Vatulemo Kota Palu , Sabtu (14/10/2018).

 

Terlihat dalam video itu, seorang anak-anak lelaki tampak bersedih saat melafalkan surah Al-Fatiha kepada kedua orang tuanya yang meninggal dunia saat gempa dan tsunami meluluh lantakkan Sulteng.

Video anak-anak melafalkan surah Al-fatiha itu direkam di tengah-tengah program Trauma Healing yang digelar tim relawan FTI UMI.
Tampak terlihat Dekan FTI UMI, Ir. Zakir Sabara turut mendampingi anak tersebut melafalkan doa.

Anak yang tidak diketahui namanya itu, tak mampu menahan tangisannya saat membacakan surat Al-fatihah buat orang tuanya.

  • Irvan Abdullah


loading...