Skip to main content

Video: 4 Alasan Ratna Surampaet Berbohong Versi Deddy Corbuzier

a
Meme Ratna Surampaet. (IST/deddy corbuizer instagram)

KABAR.NEWS, Jakarta - Kasus hoaks Ratna Surampaet menjadi viral di media sosial. Aktivis perempuan itu menjadi perbincangan di mana- mana. Awalnya mengaku dianiaya, namun belakangan menyampaikan secara jujur bahwa telah melakukan operasi plastik.

Fenomena hoaks atau bohong dari Ratna Surampaet memicu berbagai reaksi dari berbagai kalangan. Kata-kata Ratna yang mengaku dikeroyok dikaji dan dianalisis secara politik dan komunikasi.


Baca Juga:

Magician cum presenter tayangan Hitam Putih, Deddy Corbuzier, pun ikut mengomentari secara psikologis maksud dan tujuan Ratna Surampaet menyampaikan kebohongan di hadapan publik. Menurut Deddy, apa yang dilakukan ibunda Atiqah Hasiholan itu tak lain untuk  mencari perhatian.

Deddy Corbuzier berpendapat, orang-orang berbohong dengan tujuan mencari iba sudah ada sejak lama di Indonesia. Berbohong demi Iba menurut Deddy sangat efektif di Indonesia.

"Sebenarnya masalah ini dulu sudah ada, yang pura-pura dipukulin. Tapi mengapa seseorang berbohong seperti itu. Alasan psikologinya adalah mereka menjual iba. Karena Indonesia atau orang Indonesia masih sangat dapat ketika iba itu dijual," ujar Deddy Corbuzier melalui tayangan di akun youtube miliknya, kemarin.

Menurut Deddy Corbuzier, psikologi iba dibagi dalam empat hal. Pertama kata pesulap itu bahwa, menjual iba memerlukan timing waktu yang tepat sehingga efektif menarik perhatian. 

"Contohnya begini, jualan koran malem-malem di lampu merah. Orang yang lewat akan membeli korannya karena tidak laku. Jadi kalau lu mau jualan iba, tunggu timingnya. Waktunya diserang orang pura-pura digebukin," papar Deddy.

 

 

 

"Kedua adalah fisik yang lemah. Contohnya fisik orangnya kurus, anak-anak, tua gitu. Kalau anda melihat orang jualan dan orangnya tua, biasanya anda mau membeli sesuatu dari orang tua ketimbang anak muda," kata Deddy.

Yang ketiga, menyinggung Ratna Surampaet, Deddy menyebut fisik yang lemah dapat menarik iba orang-orang. "Ini seperti digebukin, itu masuk. Makanya banyak yang pura-pura peminta-minta itu cacat," katanya.

"Yang terakhir adalah gender. Contohnya kalau kita lihat di jalan, ada wanita yang dimaki-maki, maka orang-orang akan datang pada kejadian tersebut dan membela perempuan tersebut.

"Tapi kalau kita balik keadaannya, cowok yang digebukin ceweknya maka orang akan lihat - lihat aja gak peduli," papar Deddy Corbuzier mengenai alasan berbohong oleh Ratna Surampaet.
 



loading...