Skip to main content

Versi Keluarga, Napi Gantung Diri di Lapas Makassar karena Depresi

keluarga napi yang tewas
Pihak keluarga sementara menuggu ambulans untuk mengantar jenazah ke kampung halaman, Rabu (9/10/2019) / Reza Rivaldy

KABAR.NEWS, Makassar - Pihak Keluarga Aryanto napi yang ditemukan meninggal, akibat gantung diri di dalam sel Lapas Kelas I Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, akan memulangkan jenazah di kampung halamannya, Kabupaten Bone.

 

"Sebentar, dibawa pulang ke Lapri. Yah kalau tergantung kapan sampainya baru dikuburkan. Keluarga di Bone sudah tau, dia sudah menunggu," kata ipar Almarhum, Anti, Rabu (9/10/2019). 

 

Pihak keluarga mendapatkan kabar bahwa almarhum meninggal sejak pagi tadi, dihubungi oleh pihak Lapas. Dari pengakuannya almarhum memang mengalami depresi sejak masuk lapas.

 

"Sering menghayal begitu di dalam, waktu masih belum ditahan bagusji. Pas masuk mungkin stres, suami saya bilang kalau dari jenguk dia, katanya dia selalu bicara sendiri, melamun. Adami satu tahun," jelasnya.

 

Baca sebelumnya : Napi Tewas Gantung Diri di Lapas Makassar Diduga Gangguan Jiwa

 

Diketahui Almarhum meninggalkan satu anak putra yang masih duduk dibangku kelas V SD. Almarhum merupakan anak ketiga dari enam bersaudara, semuanya laki-laki. 

 

Pihak keluarga pun mengatakan sebelumnya almarhum bekerja sebagai sopir angkutan umum. Keluarga juga tidak akan mengadakan proses otopsi pada jasad almarhum.

 

(Reza Rivaldy/CP/A)

 

 

 

loading...