Vaksinasi Massal di Jeneponto Sepi Peminat

Target seribu peserta, hanya 550 yang ikut

Vaksinasi Massal di Jeneponto Sepi Peminat
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara massal di halaman kantor Bupati Jeneponto, Sulsel, Kamis (12/8/2021). (KABAR.NEWS/Akbar Razak)

KABAR.NEWS, Jeneponto - Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menggelar vaksinasi massal. Vaksinasi massal ini melibatkan 5 Puskesmas dan Kodim 1425 Jeneponto di halaman kantor bupati, Kamis (12/8/2021).


Pantauan KABAR.NEWS di lokasi, vaksinasi ini tidak sesuai dengan perkiraan. Deretan kursi kosong terlihat di bawah tenda. Peserta vaksinasi pun sepi peminat.


Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Jeneponto Suryanigrat mengatakan, kebut vaksiansi ini hanya berlangsung sehari saja. Ia menyebut target vaksiansi ini sebanyak 1.130 orang. Namun, yang berhasil vaksin cuman 505 orang saja.


"Sesuai dengan arahan ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten hari ini kita menargetkan 1.130 orang yang akan kita vaksin. Yang akan diakomodasi oleh Ibu-ibu tim penggerak PKK Desa. Jadi setiap desa itu diminta untuk membawa 10 orang ke tempat ini," ujarnya di kantor bupati


Dia mengakui vaksinasi ini tidak mencapai target peserta atau penerima. Alhasil, banyak vaksin yang belum terpakai. Dalam vaksinasi hari ini, sebagian besar peserta yang datang adalah masyarakat umum.


"Saat ini kita masih mencapai 50 persen dari target awal. Mudah-mudahan kami masih membuka satu posko. Semoga ini bisa terpenuhi," jelasnya.


Dia mengaku bahwa penyebab kurangnya peminat vaksinasi tersebut ditengarai mobilisasi yang cukup jauh ke ibu kota kabupaten. Ditambah, puskesmas di wilayah lain juga melaksanakan vaksinasi Covid-19.


"Target seribu lebih, tapi teman-teman puskemas lain juga melaksanakan kegiatan di wilayahnya. Mungkin persoalan mobilisasi yang cukup jauh ke ibu kota kabupaten. Jadi yang di Bangkala itu ada juga pelaksanaan, di Rumbia ada juga. Jadi mungkin ibu-ibu PKK desa mengarahkan ke fasilitas kesehatan terdekat. Cuman memang titik fokusnya hari ini di pusatkan di Ibu kota kabupaten. Tapi boleh dilaksanakan karena kami juga membuka posko di kecamatan-kecamatan," ungkapnya.


Olehnya itu, dia juga mengimbau kepada masyarakat yang telah divaksin agar memposting kegiatan tersebut ke media sosial (Medsos) masing-masing. Tujuannya, agar masyarakat lain dapat termotivasi dan akhirnya mau divaksin.


"Iya, saat ini kita masih memiliki 400 vial. Kemungkinan minggu ini kita habiskan sehingga kita dapat distribusi minggu kedua lagi," pungkasnya.


Penulis: Akbar Razak/A