Skip to main content

Usai Divonis Bersalah, Ini Penjelasan KPU Gowa Terkait Nasib Caleg PAN Gowa

Usai Divonis Bersalah, Ini Penjelasan KPU Gowa Terkait Nasib Caleg PAN Gowa
Ketua KPU Gowa, Muchtar Muis. (KABAR.NEWS/Afrilian Cahaya Putri)

KABAR.NEWS,Gowa - Usai ditetapkan bersalah oleh Pengadilan Negeri Sungguminasa, pada Rabu (13/2) lalu, karena dinilai telah melakukan pelanggaran pemilu, bagaimana nasib Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa Abdul Haris Tappa yang saat ini maju sebagai Anggota Legislatif pada pemilu mendatang? 

 

Terkait hal tersebut, Ketua KPU Gowa, Muchtar Muis menuturkan, Abdul Haris Tappa hingga kini masih tercatat dalam Daftar Caleg Tetap (DCT), mengingat DCT telah ditetapkan oleh KPU Gowa.

 

Muchtar menuturkan, pencoretan atau pun sanksi terhadap salah seorang caleg mesti berdasarkan rekomendasi Bawaslu ataupun Putusan Pengadilan. Muchtar mengaku belum menerima salinan putusan dari Pengadilan Negeri Sungguminasa. 

 

"KPU sudah menetapkan caleg tetap. Kalau tidak ada poin rekomendasi maka KPU tidak punya kewenangan memutuskan sanksi," ujar Muchtar. Senin (18/2/2019).

 

Berdasarkan, Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Pasal 285 mengatur tentang pembatalan terhadap salah satu calon anggota legislatif.

 

Pasal 285 tersebut menyebutkan, putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, digunakan sebagai dasar KPU untuk melakukan pembatalan nama Caleg dari DCT.

 

Sebelumnya, dalam sidang yang di pimpin Ketua Majelis Hakim, Sigit Triadmojo menjatuhkan hukuman kepada Abdul Haris Tappa pembayaran denda lima juta rupiah subsider satu bulan penjara. Ketua DPD PAN Gowa itu juga dikenakan hukuman percobaan tiga bulan.

 

  • Afrilian Cahaya Putri


 

 

 

 

loading...