Usai Bunuh 3 Keluarganya, Pelaku Malah Tertawa Hingga Menyanyi di Polres Bantaeng

Kasus pembunuhan di Bantaeng

Usai Bunuh 3 Keluarganya, Pelaku Malah Tertawa Hingga Menyanyi di Polres Bantaeng
Polisi mengintip sel tahanan pelaku pembunuhan satu keluarga di Polres Bantaeng. (KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Bantaeng - Pelaku pembunuhan bapak, ibu dan kakak kandungnya di Kelurahan Ereng-Ereng, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Selasa (26/10/2021) sudah ditahan di kantor polisi setempat.


Penahanan tersebut tak lama setelah pria bernama Akmal itu menghabisi nyawa keluarganya. Di sel tahanan, pria 29 tahun justru bernyanyi-nyanyi.


Pantauan KABAR.NEWS, pelaku senyum-senyum sendiri dan tak ada sedikitpun rasa menyesal di wajahnya. Bahkan sesekali pelaku melantunkan sebuah lagu dalam lirik bahasa bugis Makassar. 


Bahkan, suaranya pun terdengar hingga ke ruang tunggu pembesuk tahanan.


"Tuh lihat sendiri pelakunya ketawa-ketawa sendiri dan bernyanyi dalam sel, serasa tidak menyesal," ujar Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Burhan.


Meskipun kuat dugaan pelaku mengidap gangguan kejiwaan, lanjut Burhan, penyidik tetap akan melakukan proses sesuai hukum yang berlaku. 
 

"Kami tetap akan proses, keputusannya tergantung dari pengadilannya," kata Burhan. 


Diberitakan sebelumnya, Akmal membunuh bapak, ibu dan saudaranya menggunakan senjata tajam jenis parang dan pisau dapur. Lokasi pembunuhan terjadi di rumah tempat tinggal mereka.


Pembunuhan ini diduga dilatari karena pelaku kesal terlalu lama menunggu rokok yang dibeli adiknya. Hal itu diungkapkan Lurah Ereng-Ereng, Kaimuddin. Akmal terlebih dulu membunuh saudaranya, kemudian bapak dan ibunya yang awalnya hendak menolong.


"Yang meninggal pertama itu saudara perempuannya digorok lehernya," ujar Kaimuddin, Selasa kemarin.


Melihat sang anak tewas menggenaskan di lantai, kedua orang tua pelaku hendak membantu anaknya yang tewas, namun justru keduanya malah ditikam menggunakan pisau dapur. Bapak dan ibu tersebut tewas.


Penulis: Akbar Razak/B