Turun Memantau, Ombas akan Tata Kondisi Pasar Bolu Torut

Minta masyarakat tetap jaga kebersihan

Turun Memantau, Ombas akan Tata Kondisi Pasar Bolu Torut
Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang (kedua kanan) saat memantau pasar hewan di Pasar Bolu, Kelurahan Tallunglipu Matallo, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara, Sabtu (8/5/2021) (KABAR.NEWS/Febriani)






KABAR.NEWS, Rantepao - Bupati Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Yohanis Bassang atau Ombas memantau kondisi Pasar Bolu di Kelurahan Tallunglipu Matallo, Kecamatan Tallunglipu, Sabtu (8/5/2021).


Pada kesempatan itu, Ombas tak sendiri. Ia didampingi Kapolres Torut AKBP Yudha Wirajati, Kepala Dinas Pertanian Medan Sandabunga dan beberapa pejabat Pemkab Torut.


Ombas mengatakan bahwa pemantauan pasar hewan terbesar di Asia Tenggara itu adalah sebuah bentuk pelayanan dan perhatian kepada masyarakat Toraja.


"Saat ini kita turun ke lapangan untuk menertibkan dan menata keadaan pasar lebih dulu, sebelum ada perda ataupun peraturan untuk anggarannya," kata Ombas di sela kunjungan.


Dengan memantau kondisi Pasar Bolu, para penjual bisa tahu dimana letak khusus untuk lokasi menjual yang telah diatur di pasar tersebut, khususnya pasar hewan.


"Kita tahu, kita penuh dengan keterbatasan dan kekurangan, tetapi kita bisa lihat sekarang tidak ada yang menjual di bahu jalan karena kita sudah siapkan lokasi dan batas-batas penjual ayam, babi, kerbau, dan sapi," katanya.


Tak hanya ketertiban para penjual, Ombas juga meminta OPD terkait agar melakukan penataan terhadap parkir kendaraan. Dia mengajak agar kesadaran kebersihan semakin ditingkatkan demi kenyamanan pembeli dan penjual di pasar ini. 


"Dengan menata pasar dan menerapkan ketertiban, juga saya sangat menginginkan kesadaran seluruh masyarakat Toraja Utara akan kebersihan. Dengan adanya kesadaran seperti itu dari seluruh masyarakat, maka kita Toraja Utara ini pasti nyaman," harap Ombas.


Pantauan KABAR.NEWS, Ombas berkeliling Pasar Bolu dan menyapa seluruh pedagang dengan sapaan 'Umbasusi kareba? Den siamo Mala? (Bagaimna kabar? Sudah ada yang laku?)'. Sapaan tersebut disambut hangat dengan senyuman ceria oleh para pedagang.


Penulis: Febriani/B