Tunaikan Janji, PUPR Sinjai Segera Benahi Bendungan Kalamisu yang Jebol

Dikerjakan secara swakelola

Tunaikan Janji, PUPR Sinjai Segera Benahi Bendungan Kalamisu yang Jebol
Sejumlah warga saat bergotong royong memperbaiki tanggul yang roboh di Bendungan Kalamisu, Sinjai., beberapa waktu lalu. (KABAR.NEWS/Syarif)






KABAR.NEWS, Sinjai - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sinjai, Sulsel, kembali berjanji segera membenahi Bendungan Air Kalamisu Kanan yang jebol pada akhir tahun 2020.


Bendungan air kalamisu kanan yang terletak di Desa Baru, Kecamatan Sinjai Tengah jebol sepanjang 24 meter akibat air besar dan hantaman material kayu saat jelang musim tanam petani.


Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rehabilitasi Jaringan Irigasi Dinas PUPR kabupaten Sinjai, Ridwan mengatakan, untuk pembenahan bendungan air Kalamisu kanan akan dilaksanakan bulan depan.


"Sementara proses pengadaan Bronjong dan kita melihat waktu yang tepat jika barang sudah ada, kita langsung bawa ke lokasi untuk dikerjakan," ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/6/2021).


Kendati demikian, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat karena anggaran pemeliharaan tersebut merupakan swakelola dan juga menunggu waktu yang tepat karena saat ini kondisi air masih tinggi di lokasi tersebut.


"Iya, kita koordinasi dengan kepala desa karena pekerjaan ini swakelola dan untuk jumlah pengadaan Bronjong sebanyak 38 unit," sebutnya.


Diberitakan sebelumnya, warga menagih janji pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR Sinjai karena sempat dijanjikan akan dibenahi di bulan Februari 2021.


"Kami sudah dijanji untuk dikerjakan bulan Februari 2021 tapi sampai hari ini belum ada realisasi," kata warga Desa Baru bernama Andi M. Yakup kepada KABAR.NEWS, Senin (15/3/2021).


Diketahui, Pada bulan Desember 2020 lalu, sejumlah warga Desa Baru, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai bergotong royong memperbaiki Bendungan Kalamisu Kanan yang roboh sepanjang kurang lebih 30 meter. 


Dari hasil survei lokasi oleh PUPR Kabupaten Sinjai, ditemukan kurang-lebih 20 meter Bendung Air Kalamisu Kanan atau Bendungan Ta’lentoa (Lompo Aho) jebol disebabkan besarnya debit air dan ditambah hantaman material berupa batu besar dan potongan kayu.


Penulis: Syarif/A