Skip to main content

Tukang Jahit Sepatu di Bulukumba Tewas Ditikam Anak di Bawah Umur

Tukang Jahit Sepatu di Bulukumba Tewas Ditikam Anak di Bawah Umur

Jasad Muh. Amir dengan luka tusukan saat dirawat di RS Sultang Dg Raja Kabupaten Bulukumba. (IST)


KABAR.NEWS, Bulukumba - Seorang tukang jahit sepatu di Kabupaten Bulukumba, Muh Amir (50), meregang nyawa usai menjadi korban penikaman, oleh anak di bawah umur di kawasan hutan kota, Jalan Martadinta, Kelurahan Terang-Terang, Kabupaten Bulukumba, Senin (25/2/2019) petang tadi.


Baca juga: Alih Fungsi Lahan Mengakibatkan Banjir, Pemuda di Maros Mengadu ke Dewan

Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Sultan Dg Raja dengan maksud diberikan pertolongan medis, namun nyawa pria paruh baya ini tidak bisa diselamatkan karena ia mengalami luka tusukan di sekujur tubuhnya.


"Korban meninggal dunia di Rumah Sakit saat hendak diberikan pertolongan," kata Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berry Juana Putra kepada KABAR.NEWS, via telepone.


a
Pelaku RF diamankan di Polres Bulukumba. (IST)

Mantan Kasat Narkoba Polres Pinrang ini menjelaskan, pengungkapan kasus penikaman ini berawal dari laporan masyarakat. Sehingga anggota Resmob Polres Bulukumba langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan memeriksa beberapa saksi. 


Hasilnya, identitas pelaku pun berhasil diungkap dan langsung dilakukan pengejara. Tak cukup beberapa jam, anggota Resmob Polres Bulukumba mengetahui lokasi persembunyian pelaku di dalam rumah warga.


"Alhamdulillah, kurang dari 24 jam, pelaku berhasil kita amankan. Dia masih dibawah umur berinisial RF (15)," tambahnya.


Baca juga: Suprianto, Caleg "Pelakor" asal Bulukumba jadi Guyonan di Media Sosial

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Bulukumba untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Sementara untuk korban sendiri telah dijemput oleh pihak keluarganya dan rencananya akan dimakamkan Selasa besok, 26 Februari 2019.

 

Sejak berita ini dimuat, belum diketahui apa motif di balik penikaman Muh Amir oleh bocah RF,


  • Lodi Aprianto

 

loading...