Skip to main content

Tujuh Bulan Menjabat, Nurdin Abdullah Evaluasi Kinerja Seluruh OPD Pemprov Sulsel

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah kumpulkan pejabat eselon II dan III.


KABAR.NEWS, Makassar - Gubernur Sulawesi selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah menggelar pertemuan pertama kalinya, sekaligus mengevaluasi seluruh pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon II dan III, selama 7 bulan masa kerja sejak dilantik 5 September lalu.


"Ini yang pertama sejak 7 (tujuh) bulan sejak saya dilantik, bertemu dalam bentuk coffee morning, tujuh bulan waktu yang cukup panjang mengevaluasi kinerja kita," kata Nurdin Abdullah dalam coffe morning di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel.


Baca Juga:


Dalam pertemuan itu, Nurdin sampaikan ada banyak komplain dan keluhan yang masuk selama kepemimpinannya, berkaitan dengan keterlambatan administrasi, hal paling sederhana adalah surat untuk audiensi untuk bertemu dengan pimpinan.


"Ini menjadi perhatian kita untuk dibuat sesimpel mungkin. Akhirnya, banyak yang bertemu saya, meminta nomor (handphone) dan bertemu langsung," ucapnya, Senin (15/4/2019).


Selain itu, Nurdin juga meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersinergi dengan OPD lainnya, apalagi menyangkut soal lelang barang, jasa dan proyek infrastruktur. Hal itu, kata Nurdin untuk memacu tingginya daya serap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019.


"Ini harus kita dipacu dengan serius, bagaimana kita buat tagline, kalau bisa dipercepat kenapa diperlambat, kalau bisa dipermudah kenapa dipersulit. Ini bisa menjadi perhatian kita," tegasnya 


Diberitakan Sebelumnya, Nurdin merasa geram dengan kinerja OPD Pemprov Sulsel karena minimnya daya serap APBD 2019, pada triwulan 1. Hanya mampu mencapai 5 persen, apalagi disinyalir ada OPD yang bermain proyek.


"Ini semua ini ini saya sikat satu-satu, saya habisin semua yang tidak kerja benar itu sudah saya ingatkan Desember itu harus tender sekarang masih saja diurus, ya Ini karena kepentingan," tegasnya.

  • Andi Khaerul

 

loading...