Trauma Gempa Sulbar, Satu Keluarga Pilih Mengungsi ke Makassar

Masih khawatir gempa susulan.

Trauma Gempa Sulbar, Satu Keluarga Pilih Mengungsi ke Makassar
Pengungsi gempa Sulbar saat ditampung di kantor Dinas Sosial Sulsel, Senin (18/1/2021). (Foto: KABAR.NEWS/Reza Rivaldy)






KABAR.NEWS, Makassar - Sejumlah warga Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) memilih mengungsi ke Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pasca gempa magnitudo 6,2. Para pengungsi saat ini ditampung di kantor Dinas Sosial (Dinsos) Sulsel, Jalan AP Pettarani Makassar.

Seorang pengungsi bernama Supoyo (48 tahun) mengaku dirinya bersama keluarga mengungsi ke Kota Makassar karena takut. Apalagi, rumahnya di Mamuju sangat berbahaya jika ditinggali. 

"Rumah saya di sana retak-retak, rawan, cuaca juga di sana hujan angin, masih menghawatirkan. Apalagi tadi sempat ada gempa lagi. Takut saya kalau di sana, saya tinggalnya di depan anjungan di Kota Mamuju," kata ayah 3 orang anak ini kepada KABAR.NEWS.

Rencananya Supoyo beserta anak istrinya akan pulang ke kampung halamannya di daerah Jawa. Supoyo mengaku dirinya merupakan pendatang di Kota Mamuju.

"Saya di sana sudah sekitar 18 tahun, tidak ada keluarga di Makassar. Istilahnya tadi siapa mau mengungsi tapi di Makassar dulu, nanti kita ketujuannya," ucapnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos Sulsel, Gemala Faoza mengatakan sudah ada 629 warga Sulbar mengungsi dan masuk ke Kota Makassar.

"Kita tampung saat ini yang baru sampai tadi itu ada 74 orang, sebagian sudah dijemput oleh pihak keluarga 19 orang. Jadi total tinggal 55 orang," ucap Gemala.

Penulis : Reza Rivaldy/A