Torut Zona Merah Corona, Salat Iduladha Diharuskan di Rumah

Diputuskan bersama MUI Torut

Torut Zona Merah Corona, Salat Iduladha Diharuskan di Rumah
Ilustrasi. Pelaksanaan Salat Berjemaah selama pandemi Covid-19 di Kota Makassar. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)






KABAR.NEWS, Rantepao - Umat muslim di Kabupaten Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan, diminta melaksanakan Salat Iduladha pada Selasa besok dari rumah masing-masing, berdasarkan hasil rapat Satgas Covid-19 bersama perwakilan Tokoh Agama di Rantepao, Senin (19/7/2021).


Rapat tersebut menghadirkan Ketua MUI Torut, Tarauna dan Imam Besar Masjid Rantepao, Mujahiddin dipimpin langsung oleh Bupati Torut Yohanis Bassang didampingi oleh Dandim 1414 Tana Toraja dan Kapolres Torut.


"Setelah mendengarkan saran dan masukan dari pak Dandim, Kapolres, dan tokoh agama yang hadir, kita sepakat untuk pelaksanaan ibadah Salat Iduladha dilaksanakan di rumah masing-masing," ujar Ombas sapaan Yohanis Bassang pada rapat tersebut.


Ombas menambahkan Torut saat ini berstatus zona merah penularan Covid-19 sehingga aktivitas ibadah harus dilaksanakan di rumah masing-masing tanpa mencegah kerumunan. 


Permintaan ibadah di rumah juga berdasarkan Surat Edaran Kementerian Agama (Kemenag) Nomor SE 17 Tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Iduladha dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban 1442 H/2021 M. T,


"Hasil keputusan ini sesuai dengan intruksi Kementrian Agama melalui Surat Edaran nomor 17 tahun 2021, salah satu pointnya mengungkapkan bahwa daerah yang berada di daerah zona orange dan merah maka pelaksanaan shalat idul adha dilakukan di rumah masing-masing," tambah Ombas.


Sementara Ketua MUI Torut, Tarauna menuturkan bahwa dirinya siap untuk segera mensosialisasikan hasil keputusan rapat.


"Kami mendukung hasil rapat ini, dan kami segera mensosialisasikan kepada umat Islam yang ada di Toraja Utara demi memutuskan mata rantai Covid-19," ungkap Tarauna.


Penulis: Febriani/A