Skip to main content

Tomy Satria Minta LMPI Bulukumba Menjadi Contoh Teladan untuk Masyarakat 

Tomy Satria Minta LMPI Bulukumba Menjadi Contoh Teladan untuk Masyarakat 
Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto Kemeja putih. (KABAR.NEWS/Erwin Mappiara) 

KABAR,NEWS.Bulukumba - Ketua Markas Cabang LMPI Bulukumba, Irwan Nasir melantik 59 Pengurus Markas Anak Cabang Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) se-Kecamatan Bulukumpa di Gedung Masagena Tanete.

 

Pelantikan ini dihadiri langsung Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto, Camat Bulukumpa Salman Z Patongai,  Ketua Apdesi Rais Aplus, serta  unsur Tripika Kecamatan Bulukumpa. 

 


Ketua LMPI Bulukumpa yang baru saja di lantik, Multazam menyampaikan bahwa wadah LMPI akan bisa bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan Bulukumpa serta Pemerintah Kabupaten.

 

"Insya Allah LMPI yang ada di Bulukumpa terus berjaya dan saya harap kepada teman-teman pengurus anggota, jangan pernah sombong dengan mengunakan lambang simbol LMPI ," ungkap Multazam. 

 

Sementara itu, Irwan Nasir, berharap hadirnya LMPI di Kecamatan Bulukumpa bisa membawa Kecamatan Bulukumpa lebih baik, serta dapat menjaga wilayah tersebut dari perilaku korupsi.

 

"Dengan hadirnya Laskar Merah Putih Indonesia di Kecamatan Bulukumpa bisa menjaga Bulukumpa dari para koruptor-koruptor yang dapat merusak bulukumpa," pintanya

 

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto menitipkan pesan, agar baju seragam dan atribut yang dipakai anggota Laskar Merah Putih bukan untuk kepentingan gagah-gagahan.

 

"Walaupun memang keren bajunya,  namun bukan berarti harus dimaknai untuk gagah-gagah yang dalam bahasa Bugisnya tale-talekan," ucapnya. 

 

Kalau dulu organisasi seperti Laskar Merah Putih dan Pemuda Pancasila dibentuk untuk memberikan pressure,  maka saat ini sudah harus merubah perspektif dan pendekatan yang humanis. 

 

"Laskar Merah Putih harus tampil memberi contoh dan teladan, serta menjadi inspirasi bagi orang di sekitarnya, bukan justru menakut-nakuti," ujarnya.

 

Untuk menciptakan Bulukumpa bersih dari korupsi,  maka Laskar Merah Putih tambah Tomy harus pada wilayah pencegahan.  Bermitra dengan para kepala desa untuk pencegahan terjadinya penyalagunahan anggaran desa. 

 

"Jangan nanti ada temuan,  baru LMPI berbondong bondong untuk mengusut,  karena LMPI bukan lembaga penegak hukum," kata Tomy.

 

  • Erwin Mappiara

 

 

 

loading...