Skip to main content

Toilet Berstandar Internasional Segera Dibangun di Kampung Nelayan Untia

toilet
Pembukaan program CPC di Kelurahan Untia, Makassar. (Kabar.News/Mustawaf)

KABAR.NEWS, Makassar- Kwasan perkampungan nelayan Kelurahan Untia, Makassar menjadi pusat tim peneliti dari International Water Sanitation Hygiene (IWSH), International Association Plumbing and Mechanical Official (IAPMO) dan Badan Standarisasi Nasional (BSN) untuk membangun toilet berstandar internasional.


Melalui program Community Plumbing Challenges (CPC), penelitian dan pembangunan toilet dimulai pada 18-22 November 2019. Kegiatan tersebut dihadiri oleh peserta dari beberapa mancanegara seperti Amerika Serikat, Nepal, Australia, India yang berjumlah sekitar 20 orang. 


Lurah Untia, Andi Patiroi mengatakan program ini dalam rangka mendukung salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yaitu Clean Water and Sanitation (sanitasi dan air bersih).


"Kami sangat bersyukur dan berterimakasih kepada tim IWSH, IAPMO, serta BSN atas kegiatan ini. Kegiatan hari ini pertama perancangan model toilet apa yang akan mereka buat," kata Patiroi.


Baca juga: Terima DIPA 2020, Pemkot Makassar Segera Permudah Izin Investor


Menurut Patiroi, tim gabungan dari beberapa negera ini turun langsung di masyarakat meneliti seperti apa nantinya kebutuhan toilet yang dibutuhkan masyarakat Untia. 


"Masyarakat Untia terdiri dari 350 KK, rata-rata memiliki 1 toilet pada rumah masing-masing. Jadi jika toilet nanti terbangun akan sangat membantu warga," tambahnya


Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN) kota Makassar, Taufiq Hidayat menjelaskan dalam seminggu kedepan akan dilaksanakan perancangan toilet yang higienis. Pihaknya akan fokuskan pada toilet umum yang ada di depan kantor Lurah Untia.


"Dari bulan Maret - Mei akan dilaksanakan pembangunan, dengan disupport oleh NGO, setelah construction week akan ada peresmian tahun depan," pungkasnya


*Mustawaf Ansar/Cp/B

 

loading...