Skip to main content

Tingkatkan Kualitas Tenaga Pengajar, Bidang PAIS Kemenag Sulsel Gelar Rapat Kerja 2018

pais
Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat kerja di Hotel Four Points by Sheraton, Jalan A. DJemma, (12-14/3/2018). (INT/Kemenag)

KABAR.NEWS, Makassar - Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Selatan yang dipimpin oleh Dr. H. Muh. Rasbi, MM, menggelar rapat kerja di Hotel Four Points by Sheraton, Jalan A. DJemma, Senin - Rabu (12-14/3/2018).


Rapat kerja tersebut diikuti 120 orang yang terdiri dari para Kepala Seksi PAIS Kanwil dan Kemenag Kab/Kota se Sulsel serta dari Forum Komunikasi Guru (FKG) PAUD, Kelompok Kerja Guru (KKG) tingkat SD, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam tingkat SMP dan SMA serta Komunitas Pengawas PAI yang tergabung dalam organisasi Pokjawas. 


H. Bakri selaku Panitia Penyelenggara Raker mengatakan, Bidang PAIS akan melakukan penguatan pada sejumlah masalah diantaranya tentang tantangan dan program strategi serta prioritas Bidang PAIS, penegakan komitmen pencegahan dan pengawasan serta singkronisasi program pusat dan daerah beserta sistem pelaporannya.


Senada dengan itu, Kepala Kanwil Kemenag Prov. Sulsel Dr. H. Abd. Wahid Thahir, M.Ag, menyampaikan bahwa tahun ini Ditjen Pendis Kemenag RI memperioritaskan program dan kegiatannya pada segmen peningkatan dan penguatan kualitas tenaga pengajar dan kelembagaannya, termasuk didalamnya bagaimana memperhatikan kesejahteraan para Guru PAI baik di sekolah maupun di Madrasah.


"Karena Kementerian Agama memandang bahwa posisi dan peran Guru PAI ini sangat menentukan kualitas anak didik di sebuah lembaga pendidikan, yang tugasnya bukan saja memberikan wawasan keagamaan tapu lebih jauh dari itu adalah membentuk generasi yang memiliki attitude (sikap / Akhlakul Karimah) yang baik, dan ini merupakan modal sosial yang sangat dibutihkan bangsa kita saat ini, Jelas Kakanwil," jelasnya. 


Menurutnya kompetensi dan kualifikasi baik personal maupun kelembagaan tenaga pendidik PAI kita harus dibedah baik, karena bukan hanya persoalan administrasi tapi ini menyangkut ultimate goal dari sebuah tanggung jawab besar guru melaksanakan proses pembelajaran, yakni melahirkan generasi paripurna yang berwawasan, religius serta berakhlak.


"Perhatian pemerintah selama ini kepada guru sangatlah besar, utamanya soal peningkatan kesejahteraannya. Tapi dibalik itu, kita semua memiliki tanggungjawab untuk menarik garis keseimbangan antara tingkat kesejahteraan dan Kualitas pendidikan, jangan sampai terlalu pincang, kesejahteraan meningkat tapi kualitas  pembelajaran malah biasa biasa saja bahkan menurun, paradigma ini yang harus dituntaskan," tegasnya. 


Selain Kakanwil Kemenag Sulsel, raker ini akan menghadirkan Pemateri  dari Ditjen Pendis Kemenag RI yaitu Direktur Pendidikan Agama Islam. 

 
  • Ulfa