Tim Forensik Bakal Turun Usut Kebakaran 224 Kios Pasar Sentral Sinjai

*Kapolres Sinjai menegaskan hal ini

Tim Forensik Bakal Turun Usut Kebakaran 224 Kios Pasar Sentral Sinjai
Kapolres Sinjai bersama Wakil Bupati saat meninjau lokasi kejadian kebakaran di Pasar Sentral Sinjai. (KABAR.NEWS/ Syarif)






KABAR.NEWS, Sinjai - Kapolres Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, AKBP Iwan Irmawan menegaskan pihaknya akan mengusut penyebab terjadinya kebakaran di Pasar Sentral Sinjai yang menghanguskan sebanyak 224 kios.


"Kami dari Polres Sinjai akan melakukan penyelidikan tentang penyebab terjadinya kebakaran terlebih dahulu," kata Iwan Irmawan saat meninjau kondisi Pasar Sentral Sinjai pasca kebakaran, Rabu (2/2/2022).


Iwan menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah yang menimpa warga khususnya bagi para pedagang di Pasar Sentral. 


Polisi berpangkat dua bunga itu berharap bantuan dan dukungan dari masyarakat agar proses penyelidikan yang akan dilakukan dapat segera menemukan titik terang.


Selain itu, kata Iwan Irmawan, pihaknya akan mendatangkan tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel juga untuk melakukan olah tempat kejadian perkara demi memastikan penyebab terjadinya kebakaran.

Kondisi Pasar Sentral Sinjai pasca terbakar pada Rabu (2/2/2022). (KABAR.NEWS/Syarif)


"Kami harapkan partisipasi aktif dari masyarakat, dalam memberikan informasi kepada kami. Agar kami dapat segera mengungkap penyebab terjadinya kebakaran ini," sambungnya.


Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan ESDM kabupaten Sinjai, Muh. Saleh mengungkapkan sebanyak 10 blok yang hangus terbakar, 9 blok permanen, 1 blok lapak.


"Enam blok masing-masing 20 kios, dan tiga blok masing masing 18 kios, serta satu blok tempat jualan sayur dan barang pokok lainnya kurang lebih 30 pedagang. Kemudian warung di sisi pasar ada 20 kios. Jika diakumulasikan terdapat 224 kios," sebutnya saat ditemui di ruang kerjanya.


Sekadar diketahui, Pasar Sentral Sinjai bagian atas, dibangun pada saat H.M Roem menjabat sebagai Bupati Sinjai. Pekerjaan tahap awal sebanyak 5 blok dimulai pada 1993. Sementara blok yang terbakar pada Rabu pagi tadi dibangun setelah pembangunan blok awal sudah selesai.


Penulis: Syarif/A