Skip to main content

'Tilangma ! Polisiji bapakku', Sticker Motor Balap yang Diamankan Polisi

Balapan
Salah satu motor balap liar yang stickernya bertuliskan 'Tilangma ! Polisiji bapakku.' (Kabar.News/Reza)

KABAR.NEWS, Makassar- Ada yang menarik dari salah satu motor balap yang disita Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar, ada sticker yang bertuliskan 'Tilangma ! Polisiji bapakku..' Motor ini merupakan salah satu kendaraan yang diamankan petugas di Jalan Tanggul Patompo, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, pada Minggu (17/2/2020).

 

Dimana diketahui tim gabungan dari Polrestabes Makassar, mengamankan ratusan kendaraan roda dua berbagai merk yang kerap dipakai untuk ajang balap liar hingga membuat warga resah.

 

Kasubbag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Supriyadi Idrus mengatakan, balapan liar tersebut hampir setiap pekan terjadi dan pelaku balap liar rata-rata berusia masih remaja.

 

"Ada 172 unit kendaraan roda dua berbagai merk yang melalukan balap liar dan kita amankan. Informasi dari masyarakat yang kita tindaklanjuti bahwa setiap pekan, terjadi balapan liar dan ada indikasi balapannya sewa," ujar Kompol Supriyadi di halaman Mapolrestabes Makassar, Senin (18/2/2020).

 

Lebih jauh, mantan Kapolsek Rappocini ini mengungkapkan bahwa, sebanyak 50 orang personil di turunkan untuk melakukan razia balap liar tersebut.

 

"Kurang lebih 50 personel Polrestabes Makassar yang diterjunkan. Betul ada perlawanan dari pengendara roda dua yang kita amankan kendaraanya ini. Itu melakukan pelemparan terhadap anggota Sabhara, sehingga anggota tersebut mengalami luka pada bagian kepala,"ungkapnya.

 

Akibat perlawanan para pelaku balap liar tersebut, diketahui satu personil dari Sat Sabhara Polrestabes Makassar yakni Brigpol Kasrul terkena lemparan batu, dan harus mendapatkan penangangan medis.

 

"Kondisi rekan kami yang kena batu sebesar kepalan tangan itu, mendapat kurang lebih enam jahitan. Hanya dijahit sudah itu dipulangkan, tidak dirawat inap,"beber perwira polisi berpangkat satu bunga itu.

 

Ratusan kendaraan, yang tidak memiliki surat-surat resmi ini pun, masih disita pihak kepolisian untuk selanjutnya diproses lebih lanjut. "Kita sita dulu sampai tahapan persidangan kurang lebih dua bulan baru bisa keluar," tutupnya.


Penulis : Reza Rivaldy/B

 

loading...