Tewas dengan Tangan Terikat, Pemakaman Serda Rusdi Diiringi Isak Tangis

Belum diketahui secara pasti apa penyebab kematian almarhum

Tewas dengan Tangan Terikat, Pemakaman Serda Rusdi Diiringi Isak Tangis
Almarhum dimakamkan di tempat peristirahatan terakhirnya, di Desa Taraweang, Kabupaten Pangkep. (IST)






KABAR.NEWS, PANGKEP - Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Personel TNI Kodim 1413 Buton, Serda Rusdi yang ditemukan tewas tergantung di pohon. Saat itu, almarhum masih mengenakan seragam TNI dan ditemukan warga tergantung dengan tangan terikat dari belakang, di Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Rabu (19/8/2020).

 

Kedatangan jenazah disambut isak tangis anggota keluarga. Almarhum dimakamkan di tempat peristirahatan terakhirnya, di Desa Taraweang, Kecamatan Labbakang, Pangkep, Sulawesi Selatan.

 

Belum diketahui secara pasti apa penyebab kematiannya. Almarhum Serda Rusdi sebelumnya dikabarkan, dan ditemukan oleh Warga Audi (50) seorang petani yang kebetulan melintas di lokasi.

 
Dandim 1421 Pangkep Letkol infanteri Ade Sabaruddin yang mengantar langsung hingga ke pemakaman menyampaikan duka mendalam terhadap keluarga Almarhum.

 

"Kami bersama seluruh jajaran kodim 1421 Pangkep menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya,” katanya.

 

Sementara itu terkait kematian korban yang diduga meninggal secara tidak wajar, dandim belum bisa memberikan tanggapan.

 

Hal yang sama diungkapkan dandim 1431 Buton letkol infanteri Arif Kurniawan yang juga hadir di pemakaman. Ia belum bisa memberikan tanggapan terkait penyebab kematian Almarhum. "Kami masih berduka. Nanti selesai penyelidikan, kita tunggu hasilnya," ujarnya singkat.

 

Serda Rusdi (36) adalah anak kedua dari 6 bersaudara dari pasangan Rappe dan Rohani. Korban meninggalkan Satu orang Istri Lastri (32) dan seorang anak, Rifki Alfarizi 3 tahun.

 

Jasad korban pun telah dimakamkan secara militer di Kampung halamannya, di Desa Taraweang, Kecamatan Labbakang, Pangkep Sulawesi Selatan, pada Kamis sore.

 

 

Penulis: Saharuddin/B