Skip to main content

Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah di BPBD Pangkep Segera Ditetapkan

Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah di BPBD Pangkep Segera Ditetapkan
Kanit Tipikor Polres Pangkep, Ipda Firman.

KABAR.NEWS , Pangkep - Penyidik Tipikor Polres Pangkep segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah bantuan barang untuk korban bencana di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkep.


Sejak empat bulan terakhir, penyidik Tipikor Polres Pangkep telah melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi ini. 300 penerima bantuan telah diperiksa sebagai saksi yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Pangkep.


Baca juga: Cerita Korban Salah Tangkap di Makassar: Disiksa Sampai Pingsan

Kanit Tipikor Polres Pangkep, Ipda Firman menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan penyelidikan dan menaksir kerugian negara dari dugaan korupsi ini diperkirakan sebesar Rp300 juta lebih.


"Bulan September 2019 lalu unit Tipikor mulai sidik, hingga dinaikkan ke tingkat penyelidikan pada bulan Oktober lalu. Dan saat ini, kita tinggal menunggu hasil audit BPK untuk menghitung kerugian negara yang ditimbulkan," kata Ipda Firman, di Pangkep, Senin (2/12/2019).


Dia menambahkan, penetapan tersangka baru dilakukan ketika hasil audit BPK telah keluar. "Nanti setelah ada hasil audit BPK kerugian negara yang ditimbulkan, baru digelar penetapan tersangka," jelasnya.


Baca juga: Rapat RAPBD Pangkep Diskorsing 2 Kali, Anggota Banggar Malas?

Dari dugaan korupsi ini, hasil penyelidikan unit Tipikor pun mengarah terdapat ada dua terduga tersangka. "Dua terduga tersangka. Tapi itu, kita tunggu dulu hasil gelar penetapan tersangkanya. Awal tahun akan segera kita ekspose penetapan tersangkanya," tandas Ipda Firman.


Saharuddin/B

 

loading...