Skip to main content

Tersangka Dugaan Korupsi APK Pilgub Mamuju Dijadikan Tahanan Kota

Tersangka Dugaan Korupsi APK Pilgub Mamuju Hanya Jadi Tahanan Kota
Kejari Mamuju saat menerima tersangka dan barang bukti di Kantor Kejari Mamuju, Kamis (21/2/2019). (IST)

KABAR.NEWS, Makassar - Sekretaris KPU Mamuju, ABD Rahman Syam menjadi tahanan kota setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat peraga kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat tahun 2016. 


Baca juga: Sembunyikan Aset Hasil Uang Jamaah, Marketing Abu Tours Divonis 14 Tahun Penjara

Kepala Kejari Mamuju, melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Salahuddin mengatakan, pihak kejaksaan telah menerima tersangka dan barang bukti serta uang pengganti kerugian negara.

 

"Dalam penyerahan tersangka dan barang buktinya, diserahkan pula uang pengganti kerugian negara sebesar Rp750 juta yang dititipkan di rekening penitipan Kejari Mamuju pada bank BRI Cabang Mamuju," ucap Salahuddin, Kamis (21/2/2019) malam.

 

Salahuddin membeberkan, tersangka saat ini masih aktif sebagai Sekretaris KPU Mamuju. Sehingga, ia tidak dilakukan penahanan di Lapas Mamuju tetapi hanya sebagai tahanan Kota Mamuju.

 

"Dia hanya sebagai tahanan kota, pertimbangannya tersangka masih aktif menjabat selaku sekretaris KPU dan demi kelancaran proses Pilpres dan Pilcaleg nanti. Dan dalam tahap penyidikan tersangka bersikap kooperatif serta adanya sebagian pengembalian kerugian negara," terangnya.


Baca juga: Hakim Vonis Istri Bos Abu Tours Hukuman 19 Tahun Penjara

Dalam kasus ini, ABD Rahman Syam dipersangkakan telah melanggar pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 Juncto pasal 18 ayat 1 huruf B UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana diubah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor.


  • Lodi Aprianto

 

loading...