Skip to main content

Terlibat Korupsi, Dua Buronan Kejari Parepare Menyerahkan Diri

kejati sulsel
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare, Andi Darmawangsa, didampingi Kasipenkum Kejati Sulsel, Salahuddin, saat merilis penyerahan diri tersangka dugaan korupsi, di Kejati Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo, Makasar.(Kabar,News/Frandi)

KABAR.NEWS, MAKASSAR - Dua orang yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare menyerahkan diri di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Rabu (14/8/2019) sore.

 

"Kedua tersangka yakni inisial M Yamin, dia mantan Plt Direktur RS Andi Makkasau, nah yang satunya inisial Taufik Rahman selaku bendahara," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pare-pare, Andi Darmawangsa, saat ditemui di kantor Kejati Sulsel.

 

Andi datang menjemput kedua tersangka yang sempat buron. Ia menjelaskan, keduanya merupakan tersangka dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengadaan obat, alat, dan bahan habis pakai di RS Andi Makkasau, Kota Parepare tahun anggaran 2016-2017.

 

"Kita sudah melakukan pemanggilan beberapa kali tapi tersangka tidak memenuhi panggilan, jadi sempat dinyatakan buron," ungkapnya.

 

Dalam kasus ini, Kejari Parepare menetapkan tiga orang sebagai tersangka, namun satu tersangka lainnya lebih dulu telah ditangkap."Satu tersangka yakni inisial NS selaku PPK ditangkap sekitar tiga minggu lalu," tambahnya.

 

Selanjutnya, tersangka akan ditahan selama dua puluh hari kedepan sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Adapun kerugian negara, kata Andi, yakni sebesar Rp3,4 Miliar.

 

•Andi Frandi

 

loading...