Terjerat Kasus Korupsi, Gaji Pegawai PUPR Sinjai Dipotong 50 Persen

Korupsi proyek trotoar

Terjerat Kasus Korupsi, Gaji Pegawai PUPR Sinjai Dipotong 50 Persen
Kepala BKPSDMA kabupaten Sinjai Lukman Mannan. (KABAR.NEWS/ Syarif)






KABAR.NEWS, Sinjai - Pegawai Dinas PUPR Sinjai, Sulsel, bernama Agus Zainal diberhentikan sementara sebagai ASN karena berstatus Tersangka kasus Korupsi dana pembangunan Trotoar ruas jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara tahun 2018.


Sejak diberhentikan sebagai ASN terhitung tanggal 16 Juli 2020 tahun lalu, Agus Zainal hanya menerima gaji 50 persen dari gaji pokok setiap bulan.


Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur (BKPSDMA) kabupaten Sinjai Lukman Mannan.


"Masih status PNS, tapi diberhentikan sementara sampai menunggu putusan inkrah dari pengadilan," ungkapnya kepada KABAR.NEWS, Selasa (4/5/2021).


Sementara untuk gaji kata Mantan Sekretaris DPRD Sinjai ini, Agus Zainal hanya menerima gaji 50%.


"Semenjak ditahan berdasarkan surat penahanan dari Kejari yang disampaikan oleh Dinas PUPR ke BKPSDMA, gaji Agus Zainal dibayarkan hanya 50 persen dari gaji pokoknya," terangnya.


Sekadar diketahui, proyek pembangunan Trotoar yang menyeret Agus Zainal selaku PPK menelan APBD 2018 sebesar Rp870 juta.


Sementara dalam kasus tersebut, berdasarkan hasil perhitungan ahli ditemukan indikasi kerugian negara sebanyak Rp296 juta lebih sehingga Kejaksaan Negeri Sinjai menetapkan Agus Zainal sebagai tersangka bersama salah seorang kontraktornya.


Keduanya dijerat pasal 2 dan 3 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 junto 21 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


Penulis: Syarif/B