Skip to main content

Terima Rp 15 Miliar, Kabiro Perekonomian Sosialisasi Program DBH Cukai Tembakau

Kabiro ekonomi
Kepala Biro Perekonomian Sulsel, Since Erna Lamba / Chaidir

KABAR.NEWS, Makassar - Kepala Biro Perekonomian, Since Erna Lamba mengaku penggunaan dana bagi hasil (DBH) cukai hasil tembakau (CHT) Rp 15 miliar tahun ini ditujukan untuk peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, mendanai program pemda, serta program jaminan kesehatan nasional. 

 

Hal tersebut diungkap dalam rapat program dana bagi hasil cukai hasil tembakau di Hotel Grand Asia, Kamis (17/10/2019).

 

"Jadi memang setelah saya pulang dari pertemuan di Jakarta, ada perintah untuk mensosialisasikan program utama penerima dana bagi hasil cukai tembakau," bebernya.

 

Tak hanya itu menurut Erna, penerimaan untuk tahun 2020 kedepan Kementerian telah memberikan 2 indikator sebagai syarat.

 

"Kalau dulu syaratnya adalah IPM, kini berdasar PMK 139 ada beberapa perubahan, pertama adalah alokasi kinerja dengan maksimal 15 persen dan alokasi kontibusi penerima cukai harus 85 persen," ungkapnya.

 

Olehnya ia berharap, kedepan sosialisasi akan dilakukan masif utamanya pada 11 kabupaten penghasil tembakau di Sulsel yaitu Kabupaten Bulukumba, Jeneponto, Bantaeng, Wajo, Barru, Soppeng , Luwu, Enrekang, Sinjai, Bone, Maros dan Sinjai. 

 

(Chaidir/CP/A)

 

 

 

loading...