Tergusur dari Rantepao, Pedagang Minta Pemkab Torut Siapkan Lokasi

Pasar Bolu tidak memungkinkan

Tergusur dari Rantepao, Pedagang Minta Pemkab Torut Siapkan Lokasi
Pedagang Souvernir Toraja, Elisabeth di lokasi pembongkaran bangunan pertokoan Rantepao, Toraja Utara, Selasa (2/3/2021). (KABAR.NEWS/Febriani)






KABAR.NEWS, Rantepao - Sejumlah pedagang yang menghuni Pertokoan Rantepao, Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan, merasa kebingunan untuk mencari tempat mencari nafkah setelah pemerintah membongkar kompleks pertokoan tersebut.


Nanik Sriwidayati, seorang penjahit yang menyewa pertokoan Rantepaomengungkapkan bahwa ia sudah 11 tahun mendiami pusat pertokoan tersebut dan kini dipaksa angkat kaki oleh pemerintah.


Menurutnya, penggusuran ruko oleh Pemkab Torut kurang memperdulikan pedagang karena mereka sudah dijanjikan untuk pindah ke Pasar Bolu, tetapi tempat yang dijanjikan sudah dihuni pedagang lain.


"Kasihan kami ini, mau cari nafkah di mana, mau di bolu sudah ada yang punya, ada yang kosong tapi ukuran 2 kali 2 meter saja, barang jahitan kami tidak muat," keluh Nanik saat ditemui KABAR.NEWS, Selasa (2/3/2021).


Senada dengan seorang pedagang souvernir, Elisabeth yang sebelumnya berjualan di belakang bangunan pertokoan meminta kejelasan kepada pemerintah 
untuk lokasi berjualan.


Elisabeth menjelaskan bahwa pedagang souvernir yang menjual hampir 15 tahun hanya meminta tempat di mana para pedagang bisa bersama-sama kembali seperti hari sebelum pemerintah membongkar ruko Rantepao.


"Kami sejak diizinkan Pemerintah untuk berjualan mencari nafkah di belakang pertokoan yang hanya bermodal tarpal saja, hingga kami bisa membeli tenda besi ini, kami berterima kasih. Tapi karena sekarang ada pembongkaran, kami juga meminta ada lokasi dari pemerintah bagi pedagang souvernir. Terserah pemerintah setempat bisa lihat yang baiknya saja, untuk membuat kami kembali berkumpul sama - sama untuk menjual souvernir-souvernir Toraja yang kami buat demi mendapatkan nafkah," harap Elisabeth.


Diketahui, Pemkab Torut membongkar pertokokan di Jalan Andi Mappanyuki Rantepao setelah masa pinjam pakai lokasi tersebut melawati batas waktu. Pemerintah sempat berjanji merelokasi pedagang ke Pasar Bolu dan akan dibawa kembali pasca ruko tersebut direnovasi.

Penulis: Febriani/B