Skip to main content

Tawarkan Konsep Laundry Digital, LG Gandeng Triton Internasional 

Sales Manager PT. Triton Internasional Gustian Pribadi, saat membawakan presentasi di depan peserta Seminar Bisnis Digital Laundry di Hotel Aston Makassar, Rabu (11/7/2018).(KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)


KABAR.NEWS, Makassar - Memasuki paruh kedua tahun 2018, PT. LG Electronics Indonesia (LG) memperlebar bentang bisnis produk elektroniknya di Indonesia. 


Reputasi besar di pasar pengguna akhir dipakai sebagai modal bagi perusahaan berbasis di Korea Selatan ini untuk melangkah masuk pasar mesin cuci khusus untuk penggunaan komersial.


Baca Juga: 

Memuluskan langkah bisnis ini, LG membangun kemitraan strategis dengan PT. Triton Internasional yang telah dikenal sebagai distributor mesin cuci komersial di Indonesia, Kedua perusahaan ini berkolaborasi melalui merek usaha laundry Netto Laundromart.


“Lebih dari sekedar menjadi alternatif bagi mesin cuci komersial di Indonesia. Namun lebih dari itu, membawa serta peluang wirausaha laundry digital dengan keterhubungan antara pemilik usaha dan konsumennya,” ujarnya Branch Manager PT. LG Electronics Indonesia Andry Siswandi saat di temui di Hotel Aston Makassar, Rabu (11/7/2018)


Terkait langkah bisnis LG ini, Andry menyatakan, hal ini tak lepas dari potensi kebutuhan dari perkembangan masyarakat terutama di kota-kota besar. Semakin bertumbuhnya hunian vertikal dan tingginya mobilitas masyarakat, menurutnya, membuat bisnis layanan penatu atau laundry terus bertumbuh di Indonesia. 


Hanya saja, lebih lanjut Andry menyatakan, banyak jasa layanan laundry ini masih menggunakan mesin cuci yang sebenarnya didesain dengan tingkat kekuatan khusus penggunaan skala rumah tangga (end user). 


Sementara di sisi lain, mesin cuci untuk kebutuhan komersial di Indonesia saat ini masih didominasi merek yang masuk melalui distributor. Di sisi pengguna, hal ini memberi kesulitan pada layanan purna jualnya. Pasalnya, pihak distributor pun bertindak menjadi perantara bagi pengguna untuk mendapatkan layanan ini. 


“Berbeda halnya dengan LG, layanan purna jual termasuk mesin cuci komersial ini, akan ditangani langsung oleh LG,” ujar Andry lagi.


Tak hanya itu, Andry menyatakan mesin cuci dan mesin pengering pakaian LG bagi kepentingan usaha inipun dibuat dengan beberapa kelebihan. Termasuk di dalamnya, penggunaan teknologi Inverter Direct Drive motor yang memastikan proses kerjanya berjalan dengan teknologi hemat listrik.


Sementara, bicara lebih dalam terkait konsep wirausaha laundry digital, LG menyatakan optimis akan mendapat respon baik dari para calon wirausahawan laundry. Pasalnya konsep bisnisnya ini menitikberatkan pada penciptaan fleksibilitas waktu lebih baik bagi pemilik usaha dalam hal manajemen operasional usaha laundry miliknya.


Hal ini terkait dengan kelengkapan fasilitas yang saling menghubungkan antara pemilik, mesin cuci dan pelanggan melalui unduhan aplikasi khusus di smartphone. Aplikasi ini memberikan informasi pada pemilik usaha terkait penggunaan mesin, arus penghasilan, hingga kunjungan kembali pelanggan.


Informasi arus penghasilan dan kunjungan kembali pelanggan sendiri memungkinkan untuk didapat karena perbedaan cara transaksi pada konsep bisnis laundry digital ini. Tak seperti halnya dengan kebanyakan laundry yang masih mengandalkan transaksi dengan uang langsung, transaksi laundry digital ini menggunakan kartu khusus yang bertindak seperti layaknya uang elektronik.


“Selain lebih aman dari kemungkinan penyelewengan transaksi, fleksibilitas waktu memungkinkan pemilik usaha dapat membuat keputusan bisnis tanpa harus mewajibkannya terus berada di lokasi usaha,” ujar Andry bicara mengenai keuntungan yang didapat dari konsep laundry digital ini. 

“Hal inilah yang membuat konsep ini membuka peluang lebih besar bagi para calon wirausahawan baik sebagai usaha utama maupun sebagai pendukung penghasilan utama dari bekerja di sektor formal,” imbuhnya.


Sementara itu, Direktur PT. Triton Internasional Kevin Nathaniel menyatakan, kemitraan strategis diantara dua perusahaan dengan pengalaman panjang dan reputasi yang baik dalam industrinya. 


"Kepercayaan tinggi dari masyarakat lintas generasi ini akan menjadi modal kuat bagi suksesnya peluang bisnis laundry digital ini,” ujarnya lagi. 


Tak sekedar optimis, pihaknya bahkan menyatakan secara simultan akan terus menambah jumlah gerai Netto Laundromart ini di berbagai kota di Indonesia. Surabaya dan Bandung menjadi kota selanjutnya yang menjadi  destinasi ekspansi utama di pulau Jawa.


Lebih jauh dari itu, Kevin menyatakan telah berancang-ancang untuk membuka lebih dari 30 gerai Netto Laundromart yang bakal tersebar di berbagai daerah di Indonesia selama setahun ini. 


“Berbagai kelebihan yang ada pada mesin cuci, dukungan layanan purna jual dan konsep bisnis laundry baru yang memberikan keuntungan lebih baik bagi pemilik usaha maupun konsumennya menjadi bauran tepat untuk suksesnya kemitraan ini di Indonesia,” ujar Gustian Pribadi, Sales Manager PT. Triton Internasional.

  • Ulfa


loading...