Target 100 Persen Vaksinasi, Pemprov Sulsel Kirim 1000 Vaksinator ke Daerah

Pemprov Sulsel melepas 1000 vaksinator ke daerah.

Target 100 Persen Vaksinasi, Pemprov Sulsel Kirim 1000 Vaksinator ke Daerah
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman bersama anggota DPRD Sulsel, Risfayanti Muin saat pelepasan 1000 vaksinator di Kantor Gubernur Sulsel.






KABAR.NEWS, Makassar - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman melepas 1000 vaksinator yang akan dikirim ke kabupaten/kota. Hal tersebut dilakukan untuk percepatan cakupan vaksinasi di Sulsel. 

Andi Sudirman mengatakan dirinya melepas 1000 vaksinator dalam rangka untuk akselerasi vaksinasi di Sulsel. Ia mengaku 1000 vaksinator ini akan membantu daerah dalam memperluas cakupan vaksinasi. 

"Ini dalam rangka untuk mengakselerasi. Apalagi sudah ada tim yang ada di lapangan dan meningkatkan jumlah personel dalam rangka sesuai instruksi Bapak Presiden," ujarnya di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (8/2/2022). 

Andi Sudirman mengatakan ada dua hal yang ditegaskan, yakni proses dan percepatan vaksinasi, khususnya bagi kelompok lanjut usia (lansia). Ia menegaskan tim vaksinator yang dikirim tersebut sudah diperiksa PCR, sehingga layak untuk diturunkan. 

"Mereka akan diturunkan di daerah yang cakupan vaksinasinya masih rendah. Untuk itu perlu kita bantu nakes (tenaga kesehatan) yang capaian vaksinasi dosis dua agar bisa mencapai 70 persen," tuturnya. 

Andi Sudirman mengatakan 1000 vaksinator tersebut berasal dari tujuh rumah sakit milik Pemprov Sulsel, TNI/Polri, dan juga universitas. 

Sementara Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Risfayanti Muin mengapresiasi Pemprov Sulsel yang mengirim 1000 vaksinator ke daerah yang masih rendah cakupan vaksinasinya. Hal tersebut, agar mendorong cakupan vaksinasi bisa meningkat. 

"Bagus, ini langkah maju Pemprov Sulsel agar target bisa didapatkan maksimal. Apalagi dengan turunnya tim vaksinator bisa mendekatkan pelayanan vaksinasi," tuturnya. 

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel ini menilai perlunya tim vaksinator untuk jemput bola dengan mendatangi masyarakat. Apalagi, saat ini kasus Coid-19 mulai meningkat. 

"Kondisi pandemi seperti saat ini terkadang ada keluarganya yang takut, sehingga perlu jemput bola," ucapnya.