Tak Maksimal Tangani Banjir, Politisi NasDem Minta Kadinsos dan Kepala BPBD Dicopot 

Tak Maksimal Tangani Banjir, Politisi NasDem Minta Kadinsos dan Kepala BPBD Dicopot 






Kabar.news, MAKASSAR - Anggota DPRD Makassar Mario David menantang Wali Kota Danny Pomanto untuk mencopot Kadinsos Mukhtar Tahir dan Kepala BPBD M Rusli. Ia menilai kinerja keduanya tidak maksimal di tengah bencana banjir yang melanda Makassar. 

"Saya menantang Pak Wali (Danny Pomanto) untuk mencopot Kadinsos dan Kepala BPBD. Tidak hanya media tapi secara langsung. Karena dua kepala dinas ini kinerjanya menurun sejak Desember 2020 lalu," tegasnya, Sabtu (13/3/2021). 

Politisi NasDem itu membeberkan alasan kenapa harus mencopot keduanya, dimana pada saat Danny blusukan meninjau lokasi banjir di Kodam III, Lanraki, Daya, Bulurokeng, Manggala, kedua Kadis itu tidak terlihat. 

"Padahal kan harusnya pemerintah memang harus hadir di tengah masyarakat ketika ada bencana. Dalam pelayanan umum saja harus hadi apalagi ini bencana. Saya mendukung dan meminta segera melakukan Plh. Masa pak wali ada lantas mereka tidak ada di lapangan," tegasnya lagi. 

Tak hanya itu, Anggota Komisi B itu meminta Pemkot Makassar harus segera mencari solusi dalam jangka menengah dan panjang untuk penanganan banjir di Makassar. 

"Kita harapkan Pemkot dan Balai Pompengan melakukan action untuk menanggulangi banjir. Sekarang ada 2 persoalan banjir, satu soal genangan seperti di jalan Urip, Pettarani, dan beberapa ruas jalan, itu kan persoalannya drainase kita yang dangkal, Pemkot haru melakukan pengerukan serta melakukan konektivitas kepada seluruh drainase," jelasnya. 

"Yang kedua, banjir tahunan yang memang daerah banjir seperti Kodam III kan Sungai Biringje'ne dan Manggala pecahan Sungai Je'neberang. Kita berharap Pemkot segera duduk bersama dengan Balai Pompengan untuk melakukan antisipasi, misalnya membuat tanggul, pintu kontrol air dan semacamnya. Supaya bisa atur debit air yang masuk ke perumahan," ucapnya. 

Penulis: Rahma Amin/B