Skip to main content

Tak Hanya di Indonesia, Facebook dan Instagram "Down" di Sejumlah Negara

Tak Hanya di Indonesia, Facebook dan Instagram "Down" di Sejumlah Negara
Ilustrasi facebook down. (Pixabay/Hermann)

KABAR.NEWS, Makassar - Platform media sosial Facebook dan Instagram, tiba-tiba mengalami down atau beberapa fitur tak dapat digunakan sejak pada Kamis (14/3/2019) dini hari waktu Indonesia.


Baca juga: Apple Siapkan Smartphone Lipat, disebut Sebagai iPhone 11

Meskipun Anda dapat membuka aplikasi Facebook dan Instagram, beberapa fitur kehilangan fungsi utama. Seperti, Anda tidak dapat memposting unggahan di Facebook, melihat foto dan berkirim pesan.


Begitu halnya di Instagram, sebagian pengguna di beberapa negara tidak dapat dapat memposting foto, membuat insta story dan atau masuk ke akun.


Facebook belum menkonfirmasi penyebab gangguan ini. Hanya saja perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut telah mengumumkan bahwa beberapa pengguna memang tak dapat menggunakan media sosial ini. 


"Kami menyadari bahwa beberapa orang saat ini mengalami masalah dalam mengakses kumpulan aplikasi Facebook. Kami sedang berupaya menyelesaikan masalah ini sesegera mungkin," tulis Facebook di akun twitter resminya, Kamis (13/3/2019).



Menurut data DownDetector dilansir dari The Verge, Facebook dan Instagram down paling parah terjadi di New England; Texas; Seattle, Washington serta bagian dari Amerika Latin, termasuk Peru; Inggris; India; dan Filipina. 


Baca juga: Pecahkan Rekor, Tik Tok Didenda Rp80 Miliar karena Langgar Privasi Anak

Sejumlah netizen merespon gangguan aplikasi Instagram dengan membuat tagar #instagramdown di Twitter yang kini menjadi trending topic dunia.


"dibalik anak yang kuat, ada orangtua yang tegar. orangtua nya down anaknya juga down #instagramdown." tulis akun @rvdodod.



Pihak Facebook membantah bahwa gangguan ini bukan karena serangan cyber jenis DDoS yang menyebabkan pengguna tidak dapat mengakses dua media sosial dengan pengguna terbesar ini.


"Kami fokus pada upaya untuk menyelesaikan masalah sesegera mungkin, tetapi dapat mengonfirmasi bahwa masalah tersebut tidak terkait dengan serangan DDoS," tulis Facebook di Twitter.