Tak Hadiri Paripurna Penetapan Walikota Terpilih, Dewan : Pak Pj Jangan Arogan

bentuk tidak adanya pengehargaan yang ia tunjukkan kepada DPRD

Tak Hadiri Paripurna Penetapan Walikota Terpilih, Dewan : Pak Pj Jangan Arogan
Rapat Paripurna penetapan dan pengumuman walikota terpilih hasil Pilkada 2020, tidak dihadiri oleh PJ.Walikota Makassar, Rudi Djamaluddin,Kamis(28/1)(KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)






KABAR.NEWS,Makassar-Sejumlah anggota DPRD Makassar mengkritik ketidakhadiran Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin dalam Rapat Paripurna Penetapan Walikota dan Wakil Walikota terpilih, Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi hasil Pilkada Desember 2020 lalu.

Menurut salah satu anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan, Aswar menilai sikap yang ditunjukkan Pj dengan ia tidak hadir dalam paripurna tersebut terlalu arogan.

"Pak Pj mestinya jangan arogan, inikan tim transisi dibentuk untuk kebaikan masa depan Kota Makassar dan warga kota Makassar sendiri, diperbaiki semua dan disinkronkan karena kan ada pergantian kalau ada pergantian berarti ada yang musti dicocokkan bersama,"kata Aswar usai rapat di Kantor DPRD Makassar, Kamis(28/1).

Menurut Aswar, ketidakhadiran Rudy Djamaluddin selaku Pj Walikota Makassar adalah bentuk tidak adanya pengehargaan yang ia tunjukkan kepada lembaga legislatif, dan  hasil pemilihan kepala daerah yang berlangsung di Makassar , apalagi dengan status yang bukan pemimpim definitif di pemerintahan Kota Makassar. 

"Sebagai orang yang menjabat Pj walikota dia kan bukan pimpinan definitif. Ketika ada pimpinan definitif harusnya dia berhembus terhadap adanya walikota definitif itu. Ketidakhadiran ini menimbulkan tanda tanya. Sehingga kita menyesalkan, tidak memberikan contoh bagus."papar politisi PKS itu.

Anggota Komisi A lainnya, Kasrudi menambahkan, kalau ketidakhadiran Pj Walikota dalam rapat tersebut memang tidak diatur secara baku.Hanya saja secara etika sikap tersebut tidak layak dipertontonkan sebagai pimpinan 01 yang menjabat sementara.

Apalagi menurut legislator Gerindra itu,kehadiran Pj Walikota penting untuk mendengar masukan dari tim transisi Danny-Fatma."Ini adalah silahturahim sekalian memperkenalkan juga diri bahwa ada tim tansisi artinya dalam adat Bugis Makassar itu mappatabe sebenarnya. Jadi harusnya itu sebagai 'tuan rumah' Di kota Makassar harusnya menerima (welcome,"paparnya.

Rahma Amin