Tak Diperhatikan Pemerintah, Warga Insiatif Timbun Sendiri Jalan yang Ambles

Mereka membeli timbunan serta mengerjakan sendiri jalanan tersebut

Tak Diperhatikan Pemerintah, Warga Insiatif Timbun Sendiri Jalan yang Ambles
Tak kunjung mendapatkan perhatian pemerintah, warga pun berinisiatif swadaya menggalang dana dan mengerjakan jalanan yang ambles, di Tanjung Mate'ne, Kampung Baru, Kelurahan Boriappaka,Pangkep.(KABAR NEWS/Sahruddin)






KABAR.NEWS,  PANGKEP -- Warga Tanjung Mate'ne, Kampung Baru, Kelurahan Boriappaka dibuat kecewa oleh pemerintah setempat. Sebab, akses jalan satu-satunya warga yang mengalami abrasi dan longsor sejak Oktober 2020 lalu tak juga diperbaiki.

Tak kunjung mendapatkan perhatian pemerintah, warga pun berinisiatif swadaya menggalang dana dan mengerjakan jalanan tersebut. Mereka membeli timbunan serta mengerjakan sendiri jalanan tersebut, Selasa, 26 Januari 2021.

Salah satu warga, Muhammad Syahrir mengatakan bahwa warga sangat kecewa dengan pemerintah. Sebab jalanan sudah terputus namun tak kunjung mendapat perhatian.

"Sudah pernah ada dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) untuk meninjau lokasi. Sudah diukur dan dijanjikan akan dikerja tahun ini. Namun tak pernah lagi ada kabar sampai jalanan betul-betul tak bisa lagi di lalui," katanya, Selasa, 26 Januari 2021.

Olehnya, lanjut Syahrir, warga menggalang dana kemudian mengerjakan jalanan tersebut. "Buat apa menunggu pemerintah. Warga butuh akses hari ini. Bukan besok atau nanti dan nanti," katanya dengan penuh kecewa kepada Pemerintah Pangkep.

Ketua Komisi III, Muhammad Ramli pun mengaku kecewa dengan pemerintah yang tak responsif atas kondisi warga. Dia heran, alasan pemerintah tak kunjung memperbaiki jalanan warga tersebut.

"Kita akan segera rapatkan dan panggil dinas dan pemerintah setempat. Kita ingin kejelasan. Kita juga akan meninjau langsung," katanya.

Kapan waktu pastinya, Ramli mengaku akan mengatur jadwal dahulu. Sebab dalam pekan ini ada kegiatan sosialisasi dari masing-masing anggota DPRD. "Insya Allah secepatnya," ujar dia.

Sebelumnya, kepala BPBD Pangkep, Kallang Ambo Dalle mengaku bahwa timnya telah membuat telaah staf untuk perbaikan jalanan tersebut. 

"Kita sudah buatkan sejak tahun lalu. Tapi kendalanya belum ada disposisi dari atasan. Kita juga sudah ukur dan menghitung anggaran yang dibutuhkan. Kalau perkiraan perbaikan sekira Rp300 juta. Itu anggarannya bersumber dari dana darurat," katanya singkat. 

Penulis : Saharuddin/A