Skip to main content

Tak Ada Koruptor, 41 Napi Rutan Makale Dibebaskan

Tak ada Koruptor, 41 Napi Rutan Makale Bebas
Salah satu prosesi asimilasi narapidana di Rutan Makale.  (KABAR.NEWS/Febriyani Riyadi)

KABAR.NEWS, Makale - Sebanyak 41 narapidana di rumah tahanan (Rutan) kelas IIB Makale Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, dinyatakan bebas setelah mendapat kebijakan asimilasi dan hak integrasi.


Kepala Rutan Makale Luther Patadung mengatakan para Napi yang bebas berdasarkan surat edaran Menkum HAM Yasonna Laoly nomor 10 tahun 2020. Salah satu alasan pembebasan ini untuk mencegah penularan Virus Corona atau Covid-19.


"Kriteria pemberian asimilasi di rumah yakni narapidana yang dua per tiga masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020. Anak yang satu per dua masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020 serta berkelakuan baik dalam rutan," kata Luther kepada KABAR.NEWS via telpon, Selasa (7/4/2020).


Dipastikan Luther bahwa dari 41 Narapidana yang mendapatkan asimilasi tersebut tidak ada napi korupsi, karena sesuai dengan PP nomor 99 tahun 2012 tentang remisi, dimana di dalam ada tertuang bahwa napi korupsi tidak bisa diberikan remisi.


Ditambahkan Luther bahwa sebelum ada pemberian asimilasi, jumlah tahanan di Rutan Makale sebanyak 200 orang maka asimilasi ini menyisahakan sekitar ratusan lebih tahanan.


Penulis: Febriyani Riyadi/B

 

Flower

 

loading...