Syuting Tak Pakai Masker, Manajemen Sinetron Ikatan Cinta Didenda

Denda pelanggar Prokes Rp20 juta

Syuting Tak Pakai Masker, Manajemen Sinetron Ikatan Cinta Didenda
Salah satu adegen Sinetron Ikatan Cinta RCTI. (Foto: Instagram/ikatancinta.rcti)






KABAR.NEWS, Bogor - Manajemen sinetron Ikatan Cinta RCTI mendapat sanksi denda Rp20 juta dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, karena dinilai melanggar protokol kesehatan (prokes).


Melansir laporan Antara, Selasa (2/2/2021) manajemen sinetron Ikatan Cinta dianggap melanggar prokes saat syuting di wilayah Gunung Geulis, Megamendung, Bogor.


Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah menindak lanjuti pemberian sanksi kepada manajemen Ikatan Cinta.

Dia menyebut, syuting pemeran Ikatan Cinta di wilayah Gunung Geulis menyebabkan kerumunan masyarakat dan para pemeran tidak mengenakan alat pelindung diri (APD).


"Pemain tidak pakai masker, imbauan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) harus pakai masker tiap acara," kata Ade Yasin di Bogor, Selasa.


Menurut dia, aturan mengenai protokol kesehatan telah diatur melalui Peraturan Bupati (Perbup) nomor 60 tahun 2020 tentang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) praadaptasi kebiasaan baru (AKB).


Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah mendapati surat rapid test antigen dari manajemen Ikatan Cinta yang dianggap sudah tak berlaku.

“Saya ingatkan rapid antigen itu untuk tiga hari, bukan per minggu. Jadi nanti biar dilakukan secara berkala, terus menerus,” kata Agus.


Sementara, Manajemen Sinetron Ikatan Cinta mengklaim setiap proses syuting para crew tetap menerapkan protokol kesehatan. Para pemeran juga rutin melakukan tes swab Covid-19.


"Selama proses syuting Ikatan Cinta selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat di lokasi dan selalu diawasi oleh petugas khusus protokol Covid-19," tulis unggahan video pada akun Instagram @ikatancinta.rcti, Selasa.