Skip to main content

Survei CRC: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 56,1%, Prabowo-Sandi 31,7%

Pilpres
Rilis survei yang dilakukan CRC di restoran Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (10/2/2019).(IST)


KABAR.NEWS, Jakarta - Jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, elektabilitas dua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yakni Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno terus bergerak. 


Berdasarkan hasil survei yang dirilis Celebes Research Centre (CRC), elektabilitas pada Januari 2019 Paslon Jokowi-Ma'ruf Amin masih mengungguli Prabowo-Sandiaga.


Baca Juga:


Direktur Eksekutif CRC, Herman Heizer memaparkan berdasarkan survei yang dilakukan oleh pihaknya, Paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin unggul elektabilitas sebesar 56,1 persen, sementara Paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno hanya sebesar 31,7 persen. 


Herman menjelaskan survei yang dilakukan oleh CRC menggunakan metode Multistage Random dengan 1.200 reponden di 34 provinsi di Indonesia. 


"Survei dilakukan dalam rentang waktu 23-31 Januari 2019. Untuk Margin of Error survei +/- 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Dari hasil survei, terlihat elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin mencapai 51,6 persen, sementara Prabowo-Sandiaga 31,7 persen. Yang tidak tahun atau tidak menjawab sebesar 12,2 persen,"paparnya melalui keterangan resminya kepada KABAR.NEWS, Minggu (10/2/2019). 


Meski elektabilitas survei Jokowi-Ma'ruf Amin masih unggul dibandingkan Prabowo-Sandiaga, tetapi elektabilitas Prabowo-Sandiaga mengalami kenaikkan sebesar 0,4 persen dibandingkan Desember 2018. Sementara elektabilitas Jokowi-Ma'ruf turun tipis 0,1 persen. 


Herman yang tak lain Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulawesi selatan (Sulsel) ini menambahkan paslon Jokowi-Ma'ruf Amin unggul di 6 pulau di Indonesia yakni Jawa, Kalimantan, Maluku, Papua, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Sementara Prabowo-Sandiaga unggul survei di Pulau Sumatera. 


"Elektabilitas Prabowo-Sandiaga di Pulau Sumatera sebesar 44,8 persen dan ini mengalahkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf yang hanya sebesar 37,6 persen. Meski kalah di Sumatera, Jokowi-Ma'ruf unggul di pulau Jawa, Kalimantan, Maluku, Papua, Sulawesi, dan Nusa Tenggara," sebutnya. 


Herman menegaskan hasil survei yang dilakukan akan sulit berubah saat pelaksanaan Pilpres yang tersisa 2 bulan lagi. 


"Hasil survei memperlihatkan 46,9 persen masyarakat kecil kemungkinan mengubah pilihan dan bahkan 34 persen masyarakat hampir tidak mungkin mengubah pilihan," tuturnya. 

 

loading...