Spesialis Pencuri di Bontomarannu Gowa Ditangkap, Motornya Dibakar

Modus sebagai petugas keamanan

Spesialis Pencuri di Bontomarannu Gowa Ditangkap, Motornya Dibakar
Polis memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil curian pelaku. (Ist/ Humas Polres Gowa)






KABAR.NEWS, Gowa - Terduga pelaku pencurian dengan modus mengaku sebagai petugas keamanan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, akhirnya diringkus polisi. Dia adalah pria berinisial MA.


Pria berusia 30 tahun itu disebut polisi adalah spesialis pencurian di wilayah Kecamatan Bontomarannu, Gowa. Sebelum ditangkap, MA terakhir beraksi di sebuah rumah kontrakan di perumahan Teknik Blok D1, Lingkungan Borong, Kelurahan Borongloe, Gowa, pada 8 Desember 2021.


Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Boby Rachman mengatakan, di rumah itu, pelaku mengambil laptop dengan cara merusak jendela kamar. Setelah beraksi, pelaku mengetahui kedatangan pemilik rumah dan di situ ia berpura-pura sebagai petugas keamanan yang mempertanyakan iuran.


"Pelaku kemudian pamitan, namun salah satu teman korban (pemilik kontrakan) mengikuti pelaku. Sementara korban mengecek kamar kontrakannya dan melihat jendela kamar dalam keadaan terbuka lalu masuk kedalam kamar ternyata 2 unit Laptop sudah hilang," kata Boby saat jumpa pers di Kantor Polsek Bontomarannu, Jumat (10/12/2021).


Merasa curiga terhadap petugas keamanan palsu tersebut, korban bersama temannya kemudian membuntuti pelaku hingga ke pekuburan Cina Macanda sampai menuju ke Jalan Pattalassang.


Saat dikejar, kata Boby, pelaku saat itu sempat terjatuh kemudian melakukan pengancaman terhadap korban menggunakan pisau lipat. Karena takut, korban dan rekannya membiarkan pelaku untuk meloloskan diri. Diam-diam pelaku tetap dibuntuti.


Ketika berada di perumahan Desa Sungguminasa, Kecamatan Pattallassang, Gowa, pelaku terjebak karena jalan buntu dan tidak lama kemudian masyarakat berdatangan dan melakukan pengejaran.


Pelaku terus melarikan diri dan masuk kedalam sebuah rumah kosong lalu loncat kebelakang dan terjebak di rawa-rawa atau sawah yang penuh air karena dampak banjir.


"Beruntung seorang anggota Brimob dan anggota TNI yang saat itu ada di TKP berupaya menjaga keselamatan pelaku dari amukan massa," beber Boby.


"Pada saat pelaku diamankan bersamaan dengan itu massa yang geram atas ulah terduga pelaku lalu membakar motor milik pelaku," ujarnya.


Dari hasil interogasi, MA mengakui telah melakukan aksi puluhan kali di wilayah hukum Polsek Bontomarannu bermotif ekonomi bahkan, barang hasil curian dijual kepada salah seorang penadah yang tinggal di kota Makassar berinisial AA (26) yang juga ikut diringkus pada Kamis (9/12/2021) pukul 11.00 WITA sehari setelah pelaku pencurian diamankan.


Dari kasus ini penyidik, menyita berbagai barang bukti beberapa diantaranya 1 unit rangka sepeda motor milik pelaku, 24 Laptop, 2 TV, 2 buah sepeda, 2 buah gitar, 4 buah speaker aktif dan puluhan barang bukti lainnya. 


Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan dan diduga masih ada puluhan BB yang disembunyikan kedua terduga pelaku.


"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) Ke 3e KUHPidana dan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman  7 tahun Penjara," tandas AKP Boby.


Penulis: Syarif/B