Sopir Mengantuk, Mobil Avanza di Jeneponto Masuk Selokan

- Pengemudi mobil merupakan warga Sinjai Utara

Sopir Mengantuk, Mobil Avanza di Jeneponto Masuk Selokan
Mobil jenis Toyota Avanza berwarna biru metalik dengan nomor polisi DD 1025 RA meluncur bebas ke selokan. (IST).






KABAR.NEWS, Jeneponto - Jangan mengemudi kendaraan dalam kondisi mengantuk. Jika dipaksakan, kecelakaan lalu lintas sangat mungkin terjadi. Begitulah yang dialami oleh Abdul Kadir Basri. 


Pengemudi Toyota Avanza itu menyetir mobilnya dalam kondisi mengantuk sehingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Mobil yang ia kendarai meluncur bebas masuk solokan karena tak sadarkan diri. Di dalam mobil yang ia kemudikan, Abdul Kadir bersama istrinya yang duduk di kursi samping kemudi.


Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di Jalan poros Jeneponto - Makassar, tepatnya di Kelurahan Tonrokassi Barat, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Rabu (15/12/2021). 


Kanit Lakalantas Polres Jeneponto, Ipda Paulus Manan menceritakan insiden yang terjadi sekira pukul 13.00 Wita. Mobil Toyota Avanza warna biru metalik yang bergerak dari arah Sinjai menuju arah Makassar.


"Pengemudi yang dalam posisi menyetir kendaraan mengantuk dan tertidur sehingga kendaraan keluar jalur ke arah sebelah kanan dan kemudian terperosok ke dalam saluran air sungai," ujar Ipda Paulus Manan kepada KABAR.NEWS via telepon.


Paulus menyebut, Kadir dan istrinya bernama Hafsah, merupakan warga Jalan Basuki Rahmat, Nomor 03, Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai. Alhasil, korban pun mengalami sejumlah luka pada bagian wajahnya.


"Pengemudi mengalami luka lecet, bengkak di dahi, lecet dan bengkak di kepala belakang sebelah kanan dan lecet pada hidung sebelah kanan," jelasnya.


Selain itu, Hafsah yang menumpang  ikut juga menjadi korban dan mengalami luka yang sama.


"Lecet dan bengkak di dahi sebelah kiri, lecet dan bengkak di punggung tangan sebelah kiri, bengkak di pergelangan kaki kanan, bengkak di pergelangan tangan sebelah kanan dan sakit pada bagian leher," ungkapnya.


Akibat insiden itu, korban pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama. Insiden itu juga mengakibatkan kerugian material sekitar Rp13 juta.


Penulis: Akbar Razak/B