Soal Perda 'Pak Ogah', Dishub Makassar Terkendala Anggaran

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar berencana menggodok Peraturan Daerah (Perda) yang menegaskan keberadaan para 'Pak Ogah'

Soal Perda 'Pak Ogah', Dishub Makassar Terkendala Anggaran
Pak Ogah di Makassar (Kabarnews/Irvan Abdullah)

KABAR.NEWS, MAKASSAR - Semakin maraknya keberadaan 'Pak Ogah' di berbagai titik di Kota Makassar membuat pengendara meresa resah. Olehnya itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar berencana menggodok Peraturan Daerah (Perda) yang menegaskan keberadaan para 'Pak Ogah' tersebut. 

Hal ini berdasarkan usulan dari Komisi C DPRD Kota Makassar yang mendorong  Dishub Makassar menerbitkan perda terkait Pak Ogah. Namun diakui Kepala Dishub Kota Makassar, Mario Said, pihaknya akan lebih dulu memperhatikan aturan lainnya sebelum ada pembuatan rancangan Perda tersebut.

"Kita memang rencana mau memasukkan usulan Perda. Hanya kalau menyangkut masalah Pak Ogah kan kita harus melihat peraturan yang lain, apakah memungkinkan masuk di situ," kata Mario saat dihubungi, Minggu (22/11/2020) kemarin.

Mario juga mengakui jika pihaknya belum bisa menggodok Perda tersebut dalam waktu dekat. Terlebih pihaknya tak memiliki anggaran untuk melakukan penggodokan Perda tersebut."Tapi kendalanya sekarang belum masuk anggarannya," lanjutnya.

Namun, Mario mengungkapkan jika Perda ini bisa digodok pada tahun 2021. Ia juga berharap agar rekomendasi dari Komisi C DPRD Makassar bisa melancarkan rencananya untuk mendapat anggaran penyusunan Perda tersebut.

"Makanya kita coba dan mungkin dari pihak Komisi C melakukan rekomendasi untuk kalau memang memungkinkan ada anggaran untuk itu," pungkasnya.

Sementara, Ketua Komisi C DPRD Makassar, Abdi Asmara menyebutkan bahwa persoalan Pak Ogah memang  perlu diselesaikan melalui Perda.

"Pak Ogah yang banyak meresahkan masyarakat, kita buat satu perdanya. Jadi nanti (peda) mengatur penutupan jalan, betonisasi, penutupan, diberikan polisi tidur, itu nanti jadi satu," tegas Abdi.

Penulis: Fitria Nugrah Madani/A