Skip to main content

Sidang PK Jen Tang Kembali Ditunda Pekan Depan

salahuddin kajati sulselbar
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulsel, Salahuddin. (INT)

 

KABAR.NEWS, Makassar - Sidang Peninjauan Kembali (PK) dalam kasus pemberian keterangan palsu dalam akta autentik dengan Soedirjo Aliman alias Jen Tang selaku pihak termohon, yang dijadwalkan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Rabu (11/7/2018) kembali ditunda.

 

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulsel, Salahuddin mengatakan, saat tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) hadir di pengadilan, majelis hakim tidak ada. Sementara Jen Tang juga hanya diwakili oleh kuasa hukumnya. "Waktu tim JPU ke pengadilan, hakimnya belum hadir di persidangan," ujar Salahuddin, Kamis (12/7/2018).

 

Ia menambahkan, pihak panitera juga telah dikonfirmasi oleh JPU yakni R Narendra Jatna, Nana Riana dan Andi Fajar. Namun, katanya hakim lagi ada kegiatan lain. "Tapi setelah jaksa mengecek kembali, ternyata sidangnya sudah ditunda pekan depan, padahal tim jaksanya sudah ada di pengadilan," sambung Salahaddin.

 

Diberitakan sebelumnya, alasan pihak JPU mengajukan PK kasus pemberian keterangan palsu dalam akta autentik pada dokumen berupa akta pembelian lahan seluas 4.300 meter persegi di Jalan AP Pettarani Makassar atas putusan kasasi MA bernomor 1637K/Pds/2015 tanggal 28 Januari 2016.

 

Saat itu, MA menolak kasasi JPU dan membebaskan Jen Tang. Namun Narendra mengatakan, putusan kasasi tersebut walau berkekuatan hukum tetap tetapi isi kasasi yang dikeluarkan hakim MA pada saat itu memiliki pertimbangan bahwa, perkara Jen Tang terbukti. Perkara tersebut juga tidak diikuti dengan pemidanaan. Atas hal itulah, melihat pasal 263 (3) KUHAP sehingga jaksa mengajukan PK.

 

  • Andi Frandi