Seto Dukung BNN Sinjai Tes Narkoba Bacalon Kades

Kondisi peredaran narkoba di Sinjai memprihatinkan

Seto Dukung BNN Sinjai Tes Narkoba Bacalon Kades
Kalakhar Badan Narkotika Kabupaten Sinjai Kompol Syarifuddin. (KABAR.NEWS/Syarif)






KABAR.NEWS, Sinjai - Pemerintah Kabupaten Sinjai rencananya akan menggelar pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak bagi 54 Desa tersebar di berbagai kecamatan pada bulan Oktober 2021 mendatang. 


Rangkaiaan persiapaan tahapan Pilkades telah dipersiapkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sinjai. Momen ini juga mendapat perhatiaan serius Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sinjai Kompol Syarifuddin. 

Hal itu didasarkan atas keprihatinan dengan fenomena bahaya narkoba yang sudah sangat meresahkan dan membahayakan masyarakat Sinjai. Syarifuddin mengusulkan Pemkab Sinjai menyertakan persyaratan bagi setiap calon kades yang akan maju memiliki komitmen dan bebas dari narkotika. 


"Hal itu sebagai bentuk komitmen bersama dalam memerangi bahaya narkotika yang terus menjadi ancaman nyata dan telah masuk ke berbagai lini kalangan," ungkapnya, Selasa (25/5/2021).


Apalagi, peredaran narkotika di Sinjai cenderung sudah tidak lagi mengenal ruang dan waktu. Fenomena di kota ataupun di desa sama saja, peredarannya juga dinilai telah merasuki semua kalangan.

"Kami sudah melakukan pertemuan dengan Bapak Bupati Sinjai beberapa waktu lalu untuk mengusulkan calon Kepala Desa harus tes urine dan Alhamdulillah ini direspon baik oleh beliau sehingga kedepan kita lakukan MoU (penandatanganan kesepakatan) dengan dinas PMD Sinjai," jelasnya. 


Menurut Wakapolres Sinjai ini, tes narkotika itu penting dilakukan sebagai wujud integritas dan komitmen pemberantasan narkotika para kandidat yang nantinya akan menjadi ujung tombak di tingkat Desa. 


Terkait hal tersebut, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa mendukung penuh usulan dari BNN Sinjai dalam rangka menciptakan aparatur desa yang bersih dari penyalahgunaan obat berbahaya tersebut. 


"Tentunya Pemda sangat mendukung program ini sehingga kedepannya seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Sinjai selain memiliki integritas kinerja yang baik juga harus betul-betul terbebas dari narkoba," ungkapnya.


Selain itu, upaya ini juga mendukung pemerintah yang memiliki komitmen dalam membasmi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Bumi Panrita Kitta.


"Saya berharap tidak ada kepala desa yang nantinya tersangkut narkoba, penerapan aturan ini (tes urine bagi calon kades) juga sebagai salah satu upaya untuk mencari calon pemimpin (kades) yang punya integritas tinggi, termasuk bebas dari narkoba. Sehingga jangan hanya calon kepala daerah saja yang di tes narkoba, tetapi calon Kades juga harus," pungkasnya.


Penulis: Syarif/B