Seruan Politis Ketum KKLR: Jangan Pilih Caleg DPR RI Bukan Wija To Luwu

* Perkenalkan bakal caleg di acara jalan sehat Silatnas WTL

Seruan Politis Ketum KKLR: Jangan Pilih Caleg DPR RI Bukan Wija To Luwu
Ketua Umum Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Arsyad Kasmar (kiri) memperkenalkan sejumlah Bacaleg DPR RI dapil Sulsel 3 pada acara jalan sehat Silatnas Wija To Luwu di Lapangan Gaspa Kota Palopo, Minggu (2/7/2023). (Facebook/MDBPCentre)

KABAR.NEWS, Palopo - Ketua Umum Kerukunan Keluarga Luwu Raya atau KKLR, Arsyad Kasmar, menyerukan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk memilih calon legislatif (caleg) DPR RI yang lahir dari wilayah Tana Luwu.


Hal itu disampaikan Arsyad Kasmar usai acara jalan sehat Silaturahmi Nasional atau Silatnas ke-1 Wija To Luwu di Lapangan Gaspa Kota Palopo, Minggu (2/7/2023) pagi.


"Jangan pilih yang bukan Wija To Luwu (WTL), pilihlah calon DPR yang berasal dari Tana Luwu. Kita harus bangga, harus bersinergi, kita harus saling mendukung," ujar Arsyad yang juga politkus Gerindra.


Wija To Luwu merujuk pada seseorang yang lahir atau memiliki darah dari empat daerah di wilayah timur Sulsel yakni Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur.


Sebelumnya, Arsyad memanggil beberapa bakal caleg DPR RI untuk ikut ke panggung. Di situ, mantan calon Bupati Luwu Utara ini memperkenalkan para bacaleg Senayan dari beragam partai.


Mereka yang naik ke podium antara lain, Muh. Devy Bijak dan Dewi Sartika Pasande. Keduanya bacaleg DPR RI dari Partai Demokrat Dapil Sulsel 3. 


Kemudian, bacaleg Partai Golkar, Asrul hingga bacaleg Partai Hanura Aslam Sampe Tondok. Tak lupa, Arsyad ikut memperkenalkan putrinya sendiri, Aisyah Tiar Arsyad, sebagai caleg pusat. 


"Ini juga ada Pak Aslam Sampe Tondok, caleg DPR. Beliau Ketua Partai Hanura Sulsel dan satu-satunya Wija To Luwu yang memimpin partai politik di tingkat provinsi," jelas Arsyad. Total, ada 11 Wija To Luwu yang disebut Arsyad ikut nyaleg ke Senayan.


Berdasarkan pantauan KABAR.NEWS di lokasi, cara Arsyad memperkenalkan caleg di panggung jalan sehat sempat menuai riak dari beberapa panitia. Mereka meminta Ketua KKLR tersebut untuk segera menyudahi sesi politis tersebut.


Selain memperkenalkan bacaleg DPR RI, Arsyad Kasmar selaku Ketua Umum BP KKLR juga menyodorkan Rahmat Masri Bandaso sebagai bakal calon wali kota Palopo.


"Setuju kalau Pak Rahmat Bandaso calon wali kota?" ucap Arsyad Kasmar yang ditimpali sebagian peserta jalan sehat dengan sorakan setuju.


Sekadar diketahui, pada Pemilu 2019, hanya ada dua tokoh kelahiran Luwu Raya yang duduk di Senayan. Keduanya adalah Sarce Bandaso (PDI Perjuangan) dan Muh. Dhevy Bijak mewakili Sulsel 3 yang melingkupi Kabupaten Pinrang, Enrekang, Sidrap, Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja serta empat daerah di Luwu Raya.